Badan Penelitian dan Pengembangan Kementerian Perhubungan

9 Sep 2015, 19:56
Anonim
Website Ditutup oleh Admin

Yth. Kementerian Perhubungan, Saya memiliki ide untuk perhubungan dan transportasi di negara ini. Untuk mengurangi kemacetan akibat angkutan umum (angkot, bus, dll) bagaimana jika:

1. Memanfaatkan angkot atau bus umum menjadi seperti busway tapi tidak perlu stasiun busway, cukup tempat stop yang tepat (pake palang keterangan no angkot apa saja yang stop di situ dan jurusannya kemana). Ini seperti konsep bus2 di luar negeri tapi menggunakan angkot atau bus. Sehingga tidak ada perebutan penumpang dan ngetem sembarangan.
2. Setiap angkutan umum diberi alat tapping card untuk pembayaran sehingga tidak ada lagi rebutan penumpang. Sistem penggajian fair dan tidak ada kecurangan pembayaran tarif.
3. Tempat stop cukup banyak dan supir wajib untuk taat aturan dan tidak mengambil penumpang yang tidak menunggu di tempat stop.
4. Tempat stop angkutan harus steril dari kendaraan pribadi dan pkl.
5. Tempatkan petugas-petugas atau karyawan angkot yang tidak ada pekerjaan ke setiap stop untuk membantu penertiban. Bisa juga ditaruh beberapa mesin penjual kartu/ticket. Dan cctv untuk pengamanan.
6. Perbanyak/perluas jalur transportasi. Bila memungkinkan diperbolehkan poin stop ada di perumahan-perumahan atau kawasan ruko/industri. Sehingga mengurangi penggunaan kendaraan pribadi.
7. Membuat tempat pejalan kaki lebih aman dan luas juga nyaman sehingga banyak orang beralih menggunakan kendaraan umum. Selain itu berjalan kaki juga sehat.
8. Membuat program sadar menggunakan kendaraan umum. Seperti rewarding bila sering menggunakan kartu kendaraan umum dengan kerja sama bersama Merchant-Merchant terkenal.

Demikian aspirasi saya. Saya harap dapat membantu pemerintah mengelola negara ini. Mohon dipertimbangkan, terima kasih

DIIKUTI OLEH