11 Jan, 13:06
Restanto Yudo Prastiyo
Android Ditutup oleh Sistem

Tracking ID : #2066232

Sistem Penagihan Pinjaman Online

Saya Restanto Yudo Prastiyo pemilik usaha kecil Jasa Pembuatan Miniatur Kapal di Surabaya,? mau mengaduhkan tindakan penagih/kolektor dari aplikasi pinjaman online ilegal yang sangat merugikan saya dari segi moral dan finansial. Saat ini saya masih terhutang di aplikasi pinjaman tersebut dan sudah jatuh tempo 1 minggu dan/ tidak satu aplikasi melainkan banyak aplikasi. Awalnya saya terdesak hutang di satu aplikasi pinjaman ilegal dan penagihnya mengancam akan menyebarkan perihal tagihan saya ke semua kontak handphone saya selain kontak darurat yang saya ajukan, dan saya terpaksa meminjam ke aplikasi pinjaman ilegal lainnya,? begitu seterusnya. Sampai pada saati ini saya terjerat hutang diaplikasi ilegal dengan bunga denda berjalan mencapai Rp 700.000,- per hari.? Saya tidak tahu harus bagaimana lagi,? semua nomor kontak pelanggan saya mereka hubungi melalui SMS dan Telepon dengan cara yang tidak baik dan waktu yang tidak pantas. Alhasil semua pelanggan saya kabur dari membeli miniatur kapal saya karena takut diteror, sangat-sangat merugikan saya pribadi mengakibatkan kerenggangan hubungan sosial saya kepada keluarga, teman, saudara dan kelangsungan usaha Jasa Pembuatan Miniatur Kapal saya terancam gulung tikar. Dan akhir-akhir ini saya dipermalukan dan diancam dengan cara yang bagi saya kurang patut dilakukan sesama manusia.? Berikut nama-nama Aplikasi pinjaman Ilegal yang saya laporkan :? RUPIAH INDO, WALL IN, KREDIT KITA/KRETA, PITIH KILAT, MANGOCASH/SANGAT CEPAT, DANA PINJAM/DANA PINJAMLAH, MUDAH CASE, MUDAH UANG/POHON PINJAMAN, POP CASH, KANTONG DARURAT, GO BANTU, TOKO TUNAI X dan UTUNAI PLUS Nb: Nama Aplikasi sering berubah-ubah Jadi saya mohon bantuannya kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk menindak lanjuti laporan saya. Dan apa yang harus saya lakukan untuk mengatasi masalah ini ? Saya belum pernah melapor ke Otoritas Jasa Keuangan?

Layanan Keuangan Digital (LKD) | Laporan 5768 kali dilihat