7 Okt, 23:40
Anonim
Website Ditutup oleh Sistem

Tracking ID : #5066783

Ketidakjelasan pembangunan gedung utama

12 tahun menanti gedung jurusan

selamat malam, saya adalah alumni universitas lampung. saya ingin melaporkan terkait ketidakjelasan pembangunan gedung utama jurusan saya yaitu jurusan teknik geofisika. saya melaporkan hal tersebut, karena saya sering mendengar keluh kesah adik-adik tingkat saya terkait tidak adanya gedung utama jurusan. untuk sekedar informasi, jadi untuk jurusan teknik geofisika berlokasi di gedung jurusan teknik kimia. jadi, bisa dibilang jurusan saya menumpang di gedung jurusan lain. jadi, pertama saya akan membeberkan poin-poin ttg seberapa pantas jurusan saya dibangun gedung utama jurusan.
1. jurusan teknik geofisika terakreditasi a
jurusan ini terakreditasi a pada bulan september tahun 2017 dan menjadi jurusan ke-18 di universitas lampung yang terakreditasi a.
2. satu diantara 3 jurusan teknik geofisika pertama terakreditas a.
jurusan teknik geofisika universitas lampung merupakan salah satu jurusan yang pertama kali terakreditas a setelah jurusan teknik geofisika itb dan geofisika ugm.
3. satu-satunya akreditasi yang belum memiliki gedung
dari keseluruhan data jurusan yang mendapat akreditasi a sejak bulan september tahun 2017, hanya jurusan teknik geofisika yang masih belum memiliki gedung utama jurusan.
4. salah satu jurusan terakreditasi a di fakultas teknik
fakultas teknik universitas lampung hanya terdapat jurusan teknik sipil dan teknik geofisika yang mendapatkan akreditasi a.
5. menumpang di gedung jurusan lain
jurusan teknik geofisika menumpang di jurusan teknik kimia sejak pertama kali berdiri yaitu tahun 2007, yang berarti sudah menumpang selama kurang lebih 12 tahun.
6. hampir 2 tahun akreditasi a belum memiliki gedung
terhitung sampai hari ini, kurang lebih sudah 1 tahun 10 bulan sejak mendapat akreditasi a, jurusan teknik geofisika belum mendapat kepastian pembangunan gedung utama jurusan.
7. banyaknya organisasi kemahasiswaan
jurusan teknik geofisika terdapat 4 organisasi kemahasiswaan, yaitu hima tg bhuwana, aapg sc unila, seg sc unila, dan sm-iagi unila. yang berarti banyaknya aktivitas kegiatan kemahasiswaan yang memerlukan sarana tempat seperti gedung untuk pelaksanaan acara seperti seminar.
8. semakin banyak jumlah mahasiswa
jumlah mahasiswa semakin banyak dimana kurang lebih ada sekitar 250-300 mahasiswa dari angkatan 2012 hingga 2019, yang mana kekurangan tempat untuk ruangan perkuliahan, praktikum dan hal-hal yang berkaitan dengan akademik.
9. berkurangnya wilayah gedung jurusan
gedung pinjaman yang dijadikan gedung utama jurusan teknik geofisika semakin sempit, dimana sebelumnya teknik geofisika diberi jatah lantai 1 dan lantai dasar gedung jurusan teknik kimia. dan sekarang sebagian lantai dasar telah dipakai oleh gedung jurusan teknik kimia.
10. privasi jurusan terganggu
privasi jurusan teknik geofisika, baik dari mahasiswa, dosen, ataupun civitas akademik jurusan semakin berkurang, karena pemakaian lantai dasar oleh jurusan teknik kimia. dimana, mahasiswa jurusan teknik kimia bisa sebebas mungkin melewati gedung jurusan teknik geofisika dikarenakan ruangan mereka yang berada di lantai dasar gedung jurusan teknik kimia.
11. pengaruh terhadap akreditasi selanjutnya
peringkat universitas lampung turun drastis pada tahun 2019 dan masa berlaku akreditasi tinggal 3 tahun 2 bulan lagi. yang dikhawatirkan jika tidak diberi kepastian pembangunan gedung, akreditasi jurusan teknik geofisika akan turun pada saat proses re-akreditasi. dimana, hal ini tentu berpengaruh pada akreditas dan peringkat universitas lampung.
12. adanya pengajuan jurusan teknik geologi
pengajuan jurusan baru yaitu teknik geologi dari fakultas teknik. dimana, teknik geologi sendiri merupakan pasangan teknik geofisika dalam melakukan eksplorasi sumber daya alam, yang berarti gedung jurusan teknik geologi berdekatan dengan teknik geofisika. sedangkan, jurusan teknik geofisika belum memiliki gedung utama jurusan.

mungkin itu adalah beberapa poin-poin kepantasan jurusan saya dibangun gedung utama jurusan. kemudian saya akan membeberkan sejumlah keluhan dari adik-adik tingkat saya akibat ketidakjelasan pembangunan gedung utama jurusan teknik geofisika.
1. kesulitan mencari ruangan perkuliahan
setiap hari, adik tingkat saya selalu mengeluh sulitnya untuk mendapat ruangan perkuliahan terutama pada mata kuliah praktikum ataupun mata kuliah pengganti. ini menyebabkan mahasiswa duduk lesehan dalam melaksanakan praktikum. dimana hal ini kurang pantas untuk jurusan yang mendapat akreditasi a. selain itu sulitnya mencari mata kuliah pengganti, sehingga sulit untuk dosen tidak masuk perkuliahan. padahal, terkadang dosen memiliki kepentingan yang tidak bisa ditinggal. akibat tidak adanya ruangan kuliah pengganti, jadwal untuk kuliah pengganti seringkali di skip.
2. ruangan berbau di lantai dasar
jurusan teknik kimia membangun ruangan praktikum di lantai dasar gedung jurusan teknik geofisika. dimana, seringkali dari ruangan tersebut mengeluarkan bau tidak sedap yang mengganggu aktivitas perkuliahan jurusan teknik geofisika.
3. aktivitas sholat terganggu
ruangan praktikum yang saya sebutkan di poin nomor 2, dibangun di sebelah musholla jurusan. sehingga, sering sekali yang menjadi dampak paling buruk akibat bau tidak sedap ini adalah musholla jurusan. sehingga, mengganggu aktivitas sholat yang membutuhkan kekhusyuan dalam pelaksanaannya.
4. adanya pembangunan embung di sekitar gedung jurusan teknik geofisika
embung yang dibangun dekat sekali dengan jurusan. dimana dikhawatirkan dapat mendatangkan bahaya bagi mahasiswa di jurusan teknik geofisika. karena, beberapa saat sebelum saya menuliskan laporan ini, ada pemberitaan tewasnya 2 mahasiswa uin lampung di kolam embung. padahal, jarak embung ke gedung tidak lah dekat. sedangkan gedung jurusan teknik geofisika berjarak kurang dari 3 meter dari embung. sehingga potensi bahaya semakin meningkat.
5. gazebo ditutup
akibat dari pembangunan yang saya sebutkan di poin nomor 4, gazebo tempat nongkrong atau tempat nyantai mahasiswa, tidak dapat diakses. padahal gazebo ini, dibangun dengan tujuan untuk meramaikan gedung jurusan teknik geofisika oleh mahasiswanya.
6. pembangunan embung yes, pembangunan gedung jurusan no
saya sangat menyesalkan, dimana kami para mahasiswa, alumni, dosen & civitas akademik sangat mengharapkan adanya pembangunan gedung. akan tetapi harapan kami pupus, saat mengetahui pembangunan yang berada di sekitar gedung jurusan teknik geofisika bukanlah pembangunan gedung utama jurusan teknik geofisika melainkan pembangunan embung. terlihat seperti kampus lebih mementingkan pembangunan embung yang hanya sebatas penghias, dibandingkan dengan pembangunan gedung utama jurusan teknik geofisika yang merupakan sarana utama pendidikan yg mana jauh lebih berpengaruh dalam mendongkrakan peringkat dan nilai akreditas universitas lampung.
7. ukt paling tinggi nomor 3
ukt (uang kuliah tunggal) jurusan teknik geofisika tertinggi nomor 3 di universitas lampung setelah jurusan kedokteran (17,55 juta) dan jurusan teknik mesin (9,85 juta) yaitu (9,2 juta). dan dengan ukt salah yang tertinggi di universitas lampung, gedung utama jurusan teknik geofisika masih belum mampu di bangun.
8. malu terhadap jurusan lain
mahasiswa jurusan teknik geofisika merupakan mahasiswa paling aktif di bidang keorganisasian lingkup fakultas teknik dalam 4 tahun terakhir. hal ini terlihat dari banyaknya pimpinan organisasi fakultas teknik yang diduduki oleh jurusan teknik geofisika seperti bem ft, fossi ft, dan dpm ft. hal ini menyebabkan, seringnya kunjungan silahturahmi baik dari lingkup fakultas, universitas, bahkan luar universitas lampung. sering kali kami harus memutar balikkan otak untuk mencari tempat ternyaman sebagai tempat silahturahmi dari pihak luar. akan tetapi, tidak selalu kami bisa mendapatkan tempat ternyaman, sehingga sering kali terlihat raut muka kurang nyaman dari pihak luar saat berkunjung ke jurusan teknik geofisika. gangguan yang saya maksud seperti yang tertera pada poin 2 & 4.
9. dituntut prestasi akademik & organisasi
tuntuntan peningkatan prestasi akademik, non-akademik & organisasi tanpa disertai pengembangan sarana dan pra sarana gedung jurusan teknik geofisika membuat saya jengkel. seperti peningkatan prestasi akademik, dimana sulitnya mencari ruangan perkuliahan seperti praktikum dan kuliah pengganti seperti yang tertera pada poin 1. peningkatan prestasi organisasi, tidak dibarengi dengan kemudahan dalam peminjaman gedung. padahal, mahasiswa jurusan teknik geofisika merupakan mahasiswa paling aktif di bidang keorganisasian lingkup fakultas teknik. dengan, dibarengi kesulitan dalam peminjaman gedung maka terpaksa menggunakan gedung jurusan teknik geofisika yang banyak terdapat gangguan seperti yang tertera pada poin 2 dan poin 4. hal ini dikhawatirkan, dapat menyebabkan degradasi kualitas keorganisasian mahasiswa jurusan teknik geofisika.

mungkin, inilah beberapa poin yang menjadi kan saya membuat pelaporan terkait ketidakjelasan pembangunan gedung utama jurusan teknik geofisika. saya mohon sekali, kepada bapak dekan fakultas teknik dan bapak rektor universitas lampung untuk segera mensahkan pembangunan gedung jurusan teknik geofisika. terima kasih.

Pendidikan Tinggi (Dikti) | Laporan 21682 kali dilihat