Satuan Polisi Pamong Praja Provinsi DKI Jakarta

22 Jun 2018, 02:57
Anonim
Website Ditutup oleh Admin

Kpd. Yth Pemprov DKI Jakarta. Dangdut di Kemayoran depan Kulinerasia masih merajalela, dan tak akan berhenti saya laporkan, sempat berhenti selama beberapa hari tapi saya tidak tahu apakah itu karena laporan ini atau memang sampah2 masyarakat itu sedang liburan. Tapi jika benar karena SATPOL PP yang mengusir saya ucapkan terima kasih sebanyak2nya. Tapi tepat H+1 lebaran para sampah2 itu kembali beraksi dan saya rasa tidak akan berhenti sampai mereka benar benar di musnahkan. Tolong teramat sangat tolong, kali ini pihak berwenang bisa menuntaskan masalah ini sampai tidak terjadi lagi, namun jika memang suara kecil saya dan warga yang terganggu ini tidak berarti saya tidak tahu lagi harus berbuat apa sambil membiarkan para manusia sampah itu tetap menganggu ketenangan masyarakat sekitar. Sekali lagi saya harap masalah ini segera ditindaklanjuti, Terima kasih.

2 Mei 2018, 21:38
Anonim
Website Ditutup oleh Admin

Kepada Yth. Pemprov DKI Jakarta,
saya ingin komplen POLUSI SUARA dari DJAKARTA STREET FOOD yang terletak di parkiran gedung Djakarta Theater yang sangat berisik setiap hari, ini merupakan laporan saya yang ke-5 di lapor.go.id, dan masih tidak ada juga perubahan, padahal sebelumnya sudah mendapat tanggapan bahwa pihak pengelola setuju untuk menjaga KETERTIBAN dan KENYAMANAN, tapi kenyataanya TIDAK. mereka tetap berisik sepanjang hari dan setiap hari, saya sudah tinggal di sini belasan tahun, bayangkan apabila anda memiliki tetangga baru dan berisik setiap hari bahkan malam hari dan terdengar hingga ke kamar tidur anda, apakah anda akan diam saja ketenangan anda selama belasan tahun diganggu oleh tetangga baru? mohon untuk penangananya dengan bukti konkret! silahkan apabila ingin menyalahkan musik yang keras dengan membangun tempat INDOOR! sehingga tidak mengganggu dan merugikan orang lain seperti sekarang dengan tempat outdoor. Saya tidak akan komplen apabila tidak dirugikan seperti ini, saya hanya ingin KETENANGAN!! jadi mohonlah pengertianya untuk tidak menyalahkan musik di malam hari, keesokan hari saya harus masuk kerja kantor, dan merasa sangat terganggu setiap hari dengan kehadiran DJKARTA STREET FOOD! saya juga akan terus melakukan komplen di lapor.go.id apabila memang tidak ada perubahan, sekali lagi saya hanya menginginkan tidak ada suara musik di malam hari yang mengganggu, apabila ingin menyalahkan musik maksimal jam 9 malam sehingga tidak mengganggu dan merugikan orang lain! apabila tetap ingin menyalahkan musik seperti itu, silahkan buat tempat INDOOR!! sehingga tidak mengganggu pihak lain! saya mohon sekali tindakan secepatnya. terima kasih

26 Mar 2018, 16:10
Rendy Manulang
Website Ditutup oleh Admin

Yth. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Saya mengeluhkan banyaknya pkl menjamur di bahu jalan dan trotoar depan Galeri Nasional Indonesia, Jalan Medan Merdeka Timur, Gambir, Jakarta Pusat. Tepatnya, para pkl tersebut berjualan di bawah Jembatan Penyeberangan Orang (JPO). Para pkl menggunakan atap terpal permanen untuk melindungi diri dari sengatnya sinar matahari. Maraknya pkl tersebut menganggu para pejalan kaki yang baru saja turun dari JPO. Pasalnya, jalur mereka terganggu lantaran menyempitnya ruang dan akses bagi pejalan kaki. Notabene keberadaan para pkl berada di ring satu, tetapi selama ini terkesan didiamkan saja. Mohon pihak Pemprov segera berkoordinasi dengan pihak terkait, khususnya Satpol PP untuk segera melakukan razia, menjaring dan membersihkan area tersebut dari keberadaan para pkl tersebut. Terima kasih

26 Mar 2018, 15:16
Arif Ibrahim
Website Ditutup oleh Admin

Kpd. Yth Pemprov DKI Jakarta Saya hendak melaporkan maraknya pkl berjualan di atas trotoar di sepanjang Jalan Danau Sunter 1. Terutama pada siang hingga sore hari, jalan menjadi sempit karena banyak pengendara yang berhenti di pinggir jalan untuk membeli dagangan pkl. Hal tersebut sangat menganggu karena sering menimbulkan kepadatan dan kemacetan lalu lintas. Mohon pihak pemprov segera berkoordinasi dengan pihak satpol pp untuk segera menggelar razia dan menjaring para pkl tersebut sehingga trotoar di wilayah tersebut dapat bersih dan bebas dari pkl. Terima kasih  

8 Mar 2018, 08:55
Dinda Cahyani
Android Ditutup oleh Admin

Kpd. Yth Pemprov DKI Jakarta Saya Dinda Cahyani Putri saya bersekolah di SMA N 91 Jakarta,sekolah saya dihimpit/berdampingan dengan 3 SD. Setiap hari saya jalan kaki untuk ke sekolah & jalan raya depan sekolah kami sulit dilewati 2 arah + tidak ada/rusaknya trotoar di daerah PONDOK KELAPA,saya selama 3 tahun berjalan kaki tiap hari dan saya harus memperebutan HAK saya untuk berjalan kaki di trotoar dengan para sepedah motor belum lagi banyak supir angkot yang memakirkan angkotnya di trotoar tenpat kami berjalan. Miris sekali Bpk/Ibu jika kami berjalan saat hujan,kami berangkat dari rumah dgn keadan rapih&bersih; tetapi di tengah jalan kami sering kali kena cipratan air kotor karna banyak para pemotor yang lewat di trotoar. Saya mohon,tolong izinkan permohonan saya agar mempunyai trotoar yang baik di daerah PONDOK KELAPA.Saya ingin berangkat&sampai; kesekolah dengan keadaan bersih&tetapi; rapih & untuk para angkot di sekitar per-empatan(dekat keluran pondok kelapa) agar direalisasikan karena mereka bena-benar meresahkan. Sekian informasi dari saya selaku pengguna trotoar yang meminta agar mendapatkan hak pejalan kaki. Terima Kasih

9 Jan 2018, 23:01
Anonim
Website Ditutup oleh Admin

Kepada, Yth. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta,

Mohon bantuannya untuk memberikan sanksi yang tegas kepada para pedagang di pasar PD Jaya Pondok Labu yang menyetel musik dengan keras di pagi hari, siang hari dan malam hari bahkan sampai pagi keesokan harinya. Hal ini sudah berlangsung cukup lama, dan sudah pernah dilaporkan. Terima kasih.

21 Des 2017, 12:58
Arif Ibrahim
Website Ditutup oleh Admin

Kpd Yth. Pemprov DKI Jakarta
Saya melaporkan maraknya pkl liar di sekitar Pasar Asemka, Tambora, Jakarta Barat. Para pkl liar tersebut berjualan dan menggelar lapaknya di trotoar dan lahan parkir kendaraan. Akibatnya, lahan parkir untuk kendaraan di Pasar Asemka menjadi berkurang dan terbatas akibat dari diambilalih peruntukannya untuk para pkl liar tersebut. Mohon pihak terkait segera melakukan razia dan pembersihan lahan parkir dan trotoar dari para pkl liar tersebut agar mereka jera sehingga menambah kapasitas parkir Pasar Asemka sehingga pengunjung menjadi lebih mudah dan nyaman dalam mencari serta memarkirkan kendaraannya. Terima kasih 

21 Des 2017, 00:16
Anonim
Website Ditutup oleh Admin

Kepada, Yth. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta,

Di lingkungan rumah saya, Jl. Panti Asuhan Komplek Pakin RT 010 RW 01 Otista 3. Kel. Cipinang Cempedak, Kec. Jatinegara sering menjadi tempat nongkrong remaja. Tepatnya di rumah nomor 4. Diketahui rumah itu ada remaja yang suka membawa teman temannya ke rumah untuk nongkrong dari sore hingga tengah malam bahkan sampai lewat. Mereka bersuara dan tertawa keras. Memasang musik keras keras dan suka mencuci motornya di tengah jalan komplek sehingga menyebabkan jalanan becek. Motor mereka juga menggunakan knalpot racing. Sehingga sangat berisik. Terlebih mereka suka mondar mandir keluar masuk komplek. Ada yang merokok, pacaran dan duduk duduk di depan rumah warga. Remaja yang tinggal di rumah nomor 4 adalah cucu dari ketua RT setempat. Sudah beberapa kali ditegur tapi mereka tidak peduli dan terus nongkrong hampir tiap malam. Mohon segera ditindak lanjuti. Karena sangat mengganggu kenyamanan warga. Terlebih banyak orang tua lanjut usia yang tinggal di sini yang membutuhkan ketenangan. Terimakasih

27 Okt 2017, 08:45
Ahmad Sutisna
Website Ditutup oleh Admin

Kepada Yth. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Saya hendak melaporkan maraknya kembali para pedagang kaki lima (PKL) menggelar lapaknya dan menguasai area trotoar di sekitar depan Stasiun Tanah Abang, depan Pasar Tasik dan di pertigaan Jalan Jatibaru Bengkel, Jakarta Pusat. Akibatnya, hak pejalan kaki dirampas oleh para PKL tersebut sehingga area trotoar yang sebelumnya sudah dilebarkan menjadi sempit kembali karena diambilalih oleh para PKL. Selain itu, keberadaan para PKL mengakibatkan kemacetan parah di depan Stasiun Tanah Abang karena terjadi penyempitan jalan yang disebabkan banyaknya PKL maupun kendaraan yang parkir di bahu jalan. Juga para PKL mengakibatkan trotoar menjadi kumuh, semrawut, tidak rapi dan kotor karena banyaknya sampah yang berserakan di area trotoar. Saya sebagai warga DKI Jakarta menyarankan dan mengusulkan kepada pihak Pemprov dan pihak terkait lainnya untuk mengatasi keberadaan para PKL di area trotoar perlu dilakukan berbagai langkah : 1. Perlu dibangun pos-pos di sepanjang area trotoar depan Stasiun Tanah Abang yang dijaga petugas Satpol PP dan Dishub. Jarak antar pos-pos tersebut bekisar 100 meter. 2. Perlu dipasang kamera pengawas CCTV bersuara berjenis PTZ agar gerak-gerik para PKL tersebut dapat lebih mudah dipantau dan diawasi petugas sehingga para PKL tidak berani lagi menggelar lapaknya di area trotoar. 3. Perlu dilakukan perbaikan terhadap fasilitas dan kelayakan Pasar Blok G, Tanah Abang. Baru kemudian dilakukan relokasi para PKL yang biasa berjualan di trotoar ke Pasar Blok G tersebut disertai juga dengan berbagai macam promosi seperti konser musik untuk menghidupkan kembali Pasar Blok G tersebut. Itulah saran dan usulan saya. Dengan demikian, diharapkan dapat jauh lebih efektif dan efisien dalam menangani dan mengatasi permasalahan PKL yang carut marut selama ini. Demikian laporan dan usulan saya. Mohon dipertimbangkan dan ditindaklanjuti, terima kasih

11 Okt 2017, 18:44
Anonim
Android Ditutup oleh Admin

Kpd Yth, Pemprov DKI Jakarta
Keberadaan pedagang kaki lima dan bangunan liar permanent maupun semi permanent (workshop/gudang lemari) di sepanjang Jl. Swadaya PLN Klender Kel. Jatinegara Kec. Cakung sudah mengkhawatirkan dan mengganggu pengguna jalan.. dengan kondisi Jalan tanpa trotoar untuk pedestrian sangat membahayakan terutama Anak - anak sekolah. jalan tersebut akses alternatif menuju kawasan industri pulo gadung atau wilayah PT. JIEP. Terima Kasih

DIIKUTI OLEH