PT Bank Mandiri (Persero) Tbk

5 Feb, 18:59
Alexander Parapat
Website Ditutup oleh Sistem

Melalui email ini saya ingin melaporkan kekecewaan saya atas dilakukannya pemblokiran rekening tabungan Mandiri saya oleh pihak Bank Mandiri dengan alasan dikarenakan adanya tunggakan pada Kartu Kredit Mandiri saya.

Saat ini saya sedang bekerja di luar kota (Jakarta) meninggalkan Istri & anak saya di Medan dan di bulan Februari ini sudah harus membayarkan perpanjangan kontrakan rumah saya, namun saya terkejut ketika ingin melakukan transfer kepada istri saya ternyata rekening tabungan saya di blokir dan beberapa menit kemudian menerima SMS yang menginformasikan bahwa Rekening Tabungan Mandiri saya dihold.

Oleh karena itu saya ingin mendapat penjelasan dari Bapak/Ibu pihak OJK dimana OJK sebagai regulator perbankan, apakah sebuah instansi Bank diperkenankan melakukan pemblokiran rekening tabungan selain karena keputusan atau permintaan “penyidik, penuntut umum, atau hakim" yang berwenang memerintahkan pemblokiran oleh karena diduga terdapat aliran dana yang merupakan hasil tindakan pidana.

Dalam hal ini saya mohon dibantu diberikan penjelasan dan edukasi serta bantuan agar rekening tabungan Mandiri saya bisa dibuka pemblokirannya.

4 Feb, 09:28
Anonim
Website Ditutup oleh Sistem

Kepada pimpinan PT. Bank mandiri

Sudah kedua kalinya saya terkena penonaktifan autodebet untuk pembayaran bpjs kesehatan secara sepihak oleh pihak bank mandiri. Tidak ada pemberitahuan secara tertulis ataupun lisan kepada saya.
Hal ini berdampak pada tertolaknya pelayanan kesehatan di rs akibat tidak terbayarnya iuran secara rutin serta adanya denda pelayanan kesehatan.
Yang menjadi pertanyaan saya adalah :
1. Kenapa tidak ada pemberitahuan kepada nasabah? Atau memang nasabah dianggap tidak berharga oleh pt bank mandiri?
2. Saya sudah pergi ke bank mandiri cabang parakan - temanggung - jawa tengah, dan dari cs hanya menyampaikan bahwa ini adalah dari bpjs kesehatan. Padahal sudah dikonfirmasi ke bpjs kesehatan bahwa tidak ada arahan untuk penonaktifan autodebet. Dan saldo juga sangat cukup untuk dilakukan pendebetan secara otomatis. Mohon konfirmasinya sebenernya seperti apa sop yang dijalankan di pt bank mandiri yang sudah besar ini. Apakah memang se-berantakan ini?
3. Apa bentuk tanggung jawab pt bank mandiri yang telah melakukan penghentian sepihak ini, kepada nasabah yang pelayanan kesehatannya terganggu karena tidak didebetkannya untuk pembayaran premi dan pembayaran denda pelayanan rawat inap yg harus ditanggung oleh nasabah?
4. Jika memang pt bank mandiri tidak dapat melakukan proses autodebet dengan baik, maka sebaiknya tidak usah sama sekali produk ini diluncurkan.

Demikian disampaikan atas perhatian dan kerjasamanya diucapkan. Saya tunggu itikad baik dan tindak lanjut atas keluhan dan pelaporan ini.

Terima kasih,

10 Jan, 09:56
Bayu Adhiwarsono
Website Ditutup oleh Pelapor

Dengan hormat,

mohon kejelasan status pembayaran tiket dengan kode pembayaran 1217377847344. menurut bank mandiri (nomor aduan: c191-228-99130-53-9326), status sudah terbayar. sementara di kai access, status tiket kadaluarsa. lalu uang saya berada di mana?

untuk informasi, masalah ini sudah menginjak hari ke-13 dan belum menemukan solusinya.

ringkasan masalah:
1. dana sudah terpotong untuk pembayaran tiket kereta, tapi dana tidak sampai ke kai, dan status tiket sidah kadaluwarsa.
2. menurut pt kai, dana ada pihak bank mandiri, dan saya harus menunggu pengembalian dana dari bank mandiri
3. aduan saya per tanggal 28 desember 2019. hingga sekarang, tanggal10 januari 2020, belum ada perkembangan terbaru dari bank mandiri dan pt kai, terkait dana saya yang menggantung.

demikian, saya tunggu kabar selanjutnya. terimakasih .

30 Des 2019, 18:54
Anonim
Android Ditutup oleh Sistem

Keluhan debt collector bank mandiri kepada yth bank mandiri ccr jl. irian barat surabaya pada tanggal 19 desember 2019 semua kontak nomer yang ada di hp saya, baik itu teman saya, tetangga, teman kantor, atasan, hrd dan bahkan direktur saya pun juga turut ditelepon. oleh pihak ketiga bank mandiri selaku debt collector yang bernama nina menginformasikan bahwa ayah saya totok kartika selaku pemilik kredit telah menunggak pinjaman atau hutangnya. teman saya berikan informasi berupa nomer hp ayah saya supaya dc tersebut dapat menghubungi langsung ayah saya. namun dc tidak puas dengan informasi yang saya berikan. dc secara terus menerus menelepon hingga puluhan kali dengan nomer yang berbeda dan sangat mengganggu. saya bilang ke dc bahwa dc tidak punya etika dalam hal penagihan karena menghubungi pihak lain yang bukan pemilik maupun peminjam di bank mandiri, kemudian dc malah berkata kasar dibilang saya tidak tahu diri anak macam apa dan pengecut. dc juga dengan beraninya dan menantang bersedia untuk saya laporkan ke ojk maupun pihak kepolisian. pada tanggal 20 desember 2019, ayah saya mendatangi kantor bank mandiri kredit macet di jl. irian barat surabaya untuk bertanggung jawab menyelesaikan urusan utang piutang nya, sanggup membayar dan bernegosiasi dengan pihak bank mandiri.. namun tidak menemukan solusi dan titik terang yang memuaskan.. lalu pada tanggal 23 desember 2019 pihak dc kembali menelepon. dengan santainya dc mencemarkan nama baik saya dan ayah saya. dc meneror, mengintimidasi mengancam dengan kata kata kasar ke pihak lain yang tidak ada sangkut pautnya dengan urusan utang piutang (saya ada bukti video dan rekamannya). apakah bank mandiri memperkenankan pihak agency dc menagih dengan etika penagihan yang tidak sesuai hukum ? mohon tanggapan dari pihak bank mandiri terkait aduan dan laporan saya ini..

17 Des 2019, 07:18
Anonim
Website Ditutup oleh Sistem

Kemaren saya dari bank mandiri di batam daerah batu aji lebih tepatnya di sp. saya mau setor tunai ke rekening kakak saya, karna kebetulan dia bekerja dan tidak ada waktu untuk setor tunai, saya bersama ibu saya ingin membantu jadi saya segera ke bank mandiri terdekat yaitu di batu aji, sp. setor tunai sekitar 1.500.000, ternyata ketika setor tunai harus mendaftarkan ktp saya karna saya non-nasabah, saya baru tau bahwa sistemnya seperti ini karna biasanya saya setor tunai langsung aja, banyak sekali yang harus diisi termasuk pekerjaan gaji jabatan, karna saya mahasiswa saya tidak mendapatkan gaji dan security meminta saya mengisi uang jajan yang diberikan orang tua, saya mengisi 50.000 perbulan saya pikir tidak masalah karna toh itu pemberian orang tua yang tidak menentu kenapa harus jadi masalah? ternyata diperibet oleh security dan customer service, mereka mempermalukan saya dan mengatakan “yakin 50.000 ribu? berarti 2.000 dong perhari” sambil tersenyum sinis. customer service yang lain juga ikut ikutan dan mengatakan “terus beli hapenya gimana kalo uang jajannya segitu?” sambil ketawa mengejek, karena itu saya mengubah uang jajan saya menjadi 150 ribu perbulan, saya heran dan bertanya tanya apakah mereka tidak diajarkan untuk beretika? terlebih lagi security nya sangat ketus ketika menjawab. apakah karna saya non-nasabah? apakah karna setoran nya tidak bayar? oh iya security juga menyinggung soal setoran yg tidak bayar ketika kami komplain dan bertanya masalah hanya ingin setor tunai tp kok diperibet. mungkin karna setoran tunai tidak bayar jadi mereka memperlakukan customer sesukanya. hebat sekali. ini pertama kali saya masuk ke bank mandiri dan first impression yang saya dapatkan seperti ini. saya tidak ingat untuk melihat nama karna saya sudah sangat emosi. saran dari saya tidak masalah jika sistem nya ribet dan harus panjang mungkin agar lebih aman dan menghindari hal yang tidak diinginkan, tetapi tolong etika dalam melayani nya, tolong sopan santunnya lebih ditingkatkan dan belajar soal sopan santun lagi jika tidak tau cara melayani customer dengan sopan. terimakasih bank mandiri atas pelayanannya.

28 Nov 2019, 11:24
Agung Taufik
Android Ditutup oleh Sistem

Yth,
Bapak/ibu
Di tempat

Dengan hormat,

Selamat siang, salam sejahtera.
Laporan ini adalah laporan kedua terkait permasalahan dugaan penggelapan dana oleh oknum karyawan pt. Bank mandiri cab. Bandung dengan kronologi tercatat pada nomor laporan #5092728. Sebelumnya saya telah melakukan laporan mengenai permasalahan tsb. Sudah ada tanggapan dari pihak pengelola lapor dan di teruskan oleh kementrian bumn ke pihak pt. Bank mandiri. Namun terhitung sejak 28 oktober 2019 hingga saat ini belum ada tanggapam dari pihak bank mandiri. Oleh karena itu mohon bantuannya kepada pengelola lapor dan kementrian bumn untuk menindaklanjuti laporan terkait. Karena terhitung hingga saar ini sudah hampir 1 bulan laporan masih belum ada respon dari pihak bank mandiri. Segala upaya sudah kami lakukan dari mulai mendatangi kantor bank mandiri hingga membuat laporan online tetapi tidak ditanggapi. Sekali lagi mohon bantuannya.

Demikian, terima kasih atas perhatian dan bantuannya.

Hormat saya,

Agung taufik

15 Nov 2019, 21:05
Anonim
Website Ditutup oleh Sistem

Jasa penagihan kartu kredit bank mandiri surabaya tidak beretika dan menyebabkan kerugian!

pada tanggal 12 november 2019, sekitar jam 14.00 wib, saudara/adik saya (iwan dan nofa) menerima telpon dari operator kantor/instansi pendidikan bahwa ada yang mencarinya dari pt. anugrah, mengaku bergerak dibidang perbankan dan mengaku bahwa mau mengkonfirmasi tentang keberadaan tanggungan/tagihan kartu kredit saya(firman arifin) selaku principle. padahal adik saya bukan principle/nasabah bank mandiri. yang menelpon saudara saya adalah seorang perempuan dan laki-laki yang sangat buruk sekali attitudenya, mereka mengatakan bahwa saudara anda (firman arifin) memiliki utang di kartu kredit bank mandiri, mereka memaksa saudara/adik saya untuk segera mendatangi ke kantor mandiri, padahal saudara/adik saya (iwan dan nofa) bukan principle. sehingga saya (firman arifin) berkoodinasi ke pihak bank mandiri, setelah itu pihak bank mandiri memberikan surat pernyataan dan permohonan keringanan yang harus ditandatangani saat itu ditunggu beberapa jam kemudian yang cenderung memaksa tanpa ada proses negosiasi/mediasi. tapi pihak jasa penagih kartu kredit bank mandiri surabaya tetap memaksa harus hari itu juga ditambah dia mengancam akan menelpon saudara-saudara saya ke kantornya untuk selalu meneror. pada hari yang sama orang tua (ibu) saya juga ditelpon kerumah, dan sampai ibu mengalami stroke ringan karena ditelpon dan membuat nama baiknya menjadi buruk.

pada tanggal 13 november 2019, saudara/adik saya mendapat telpon kembali dan tetap memaksanya segera datang ke kantor mempertanggungjawabkan tanggungan tagihan kartu kredit saya (firman arifin). dan saat itu juga saya ditelpon untuk segera mengirim surat permohonan dan permohonan keringanan kartu kredit yang telah dikirimkan pada tanggal 12 november 2019 by whatapps. saya jelaskan dengan baik-baik bahwa saya tidak bisa membayar sebesar yang tertera di surat permohonan itu, karena terlalu besar (rp 68.000.000) yang tidak sesuai dengan nilai pinjaman dan saya mencoba untuk bernegosiasi untuk melunasi cash sekali bayar (rp 7.000.000) karena hanya uang itu yang saya punya. tetapi dengan nilai cash yang saya punya malah ibu penagih hutang marah-marah dan saya disuruh mengecek pokok pinjaman ke ojk.

hal ini tentu benar-benar menggangu mengingat saudara/adik saya (iwan dan nofa) bukan principle/nasabah kartu kredit. untuk itu saya mohon bantuan penjelasan dan tanggung jawab dari bank mandiri surabaya untuk beberapa hal berikut :
1. apakah prosedur penagihan memang diperbolehkan melalui nomor telp kantor kerabat pemegang kartu kredit (bukan langsung kepada pemegang kartu kredit tsb)?
2. apakah pihak ketiga penagihan diperbolehkan melakukan pengancaman secara verbal kepada kerabat pemegang kartu kredit ?
3. apakah sekelas bank besar dan bumn seperti bank mandiri memilih dan menyuruh jasa penagih yang sangat merugikan?
4. apakah bank mandiri surabaya akan bertanggung jawab jika terjadi sesuatu hal kepada ibu saya yang sekarang mengalami stroke ringan dan saudara/adik dalam proses training?
5. apakah prosedur penagihan memang diperbolehkan melalui nomor telp kantor kerabat pemegang kartu kredit secara terus menerus, tidak sopan dan mencemarkan nama baik?

jujur saya sangat kecewa dengan layanan konsumen mandiri yang seolah tidak memberikan saya kejelasan dan ketenangan, saya juga sangat kecewa dengan jasa penagih yang dipilih oleh bank mandiri surabaya!

30 Okt 2019, 14:00
Anonim
Android Ditutup oleh Sistem

Bapak jokowi yang saya hormati, terima kasih atas kebijakan bapak terhadap kami pelaku UKM, sehingga kami punya akses kelembaga keuangan yang selama ini hanya melayani para konglomerat. Bpk. Jokowi yg saya banggakan, beberapa waktu yang lalu tepatnya oktober 2019, saya mengajukan permohonan dana KUR utk modal sebesar Rp.25 juta utk usaha dagang pada Bank Mandiri Kantor Lampahan, kecamatan Timang Gajah, Kabupaten Bener Meriah, Aceh. Namun permohonan saya ini ditolak , dengan alasan BI cheking. Bpk President yg mulia, benar memang saya pernah mengalami keterlambatan membayar angsuran kredit mobil saya, namun keterlambatan itu selalu saya tutupi berikut dgn bunga dan dendanya dan kredit tersebut sudah saya lunaskan 3 tahun lebih cepat dari 6 tahun kesepakatan. Sebagai pelaku UKM yg bergerak di wiraswasta terutama sektor dagang dsn jasa, kami biasa menghadapi situasi naik turun usaha. Kebetulan keterlambatan bayar cicilan tersebut karena usaha saya lagi mengalami masa surut. Alhamdulillah saya bisa melalui semua itu dan usaha kembali menuju kearah positif, namun bank mandiri tersebut menutup peluang pinjaman KUR utk tambahan modal usaha saya. Kiranya laporan saya kepada bapak mendapat jalan keluarnya. Atas bantuan bpk saya ucapkan terima kasih.

28 Okt 2019, 08:32
Agung Taufik
Android Ditutup oleh Sistem

Saya ingin melaporkan terkait penggelapan dana orangtua saya (drs. Endang koswara) yang dilakukan oleh saudara adi panji wibowo collection dari pt bank mandiri cabang bandung soekarno hatta, dimana kronologi permasalahan berawal pada tanggal 22 agustus 2016 yang bersangkutan mengantarkan surat penagihan yang secara langsung dari pihak bank mandiri dengan nomor: rtr.rcr/mbc.1524/2016 atas pinjaman kredit dengan jaminan fix asset. Yang bersangkutan selain mengantarkan surat penagihan juga meminta sejumlah uang untuk dibayarkan secara langsung sebesar rp. 38.000.000,- pada sisa pokok hutang yang harus saya selesaikan. Dengan adanya itikad baik dari saya sendiri untuk penyelesaiannya maka saya memenuhi permintaan saudara adi panji wibowo dan dilengkapi dengan surat pengantar dengan nomor: rtr.rcr/mbc.1524/2016 yang ditanda tangani oleh pejabat terkait dengan membayarkan sejumlah sisa pokok hutang saya, karena saya dengan sadar dan mengetahui betul bahwa saudara adi panji wibowo pada saat itu adalah karyawan yang ditugaskan sebagai collection pt bank mandiri, maka saya rasa pihak bank mandiri adalah lembaga yang sepenuhnya bertanggung jawab atas penugasan dari saudara adi panji wibowo. Adapun sertifikat yang saya jaminkan hingga saat ini tanggal 28 oktober 2019 belum saya terima. Saya mohon agar permasalahan ini dapat ditindaklanjuti dan diselesaikan oleh pihak bank mandiri karena saya merasa telah memenuhi kewajiban yang harus saya selesaikan.
Sebagai tambahan kelengkapan dokumen /surat-surat dapat saya lampirkan apabila diperlukan.​
Demikian kami sampaikan, atas perhatian dan bantuannya kami ucapkan terima kasih.

27 Okt 2019, 08:23
Anonim
Android Ditutup oleh Sistem

Bulan oktober ini saya mengajukan pinjaman modal melalu dana KUR sejumlah Rp.25.000.000 ke Bank Mandiri kantor Lampahan, Kecamatan Timang Gajah, Kabupaten Bener Meriah, Aceh untuk tambahan modal usaha dagang jual beli biji kopi. Namun pengajuan pinjaman saya tersebut di tolak oleh Bank Mandiri tersebut sebelum survei. Alasannya karena BI cheking. Betul memang saya pernah kredit mobil dan sempat terlambat bayar bulanan, akibat usaha yang lagi lesu, dan hal tersebut biasa dalam dunia usaha wiraswata. Usaha mulai membaik kembali dan kredit mobil saya itu sudah saya lunaskan 3 tahun lebih awal dari 6 tahun kesepakatan. Program KUR adalah salah satu program unggulan agar kami rakyat kecil pelaku UKM, bisa terlayani dengan apbn yang bapak tempatkan pada beberapa Bank, namun akses kami selalu terpatahkan dengan birokrasi yang kurang bersahabat. Untuk itu saya mohon bantuan, kiranya bisa mendapat solusi dari persoalan yang saya hadapi ini. Atas bantuan saya ucapkan terima kasih

DIIKUTI OLEH