Pemerintah Provinsi Jawa Tengah

Jl. Pahlawan 9 Semarang (024) 8311554, 8311174 Ps. 201
3 Des 2019, 08:41
Dwi Eryanto
Website Ditanggapi oleh Pelapor

Assalammualaikum wr.wb.

saya tinggal di kepri (batam) , tahun depan ini, anak saya lulus smp , rencananya ingin melanjutkan sekolah sma di jateng (sragen).
mohon informasinya terkait persyaratan mendaftar sekolah diluar propinsi untuk tahun 2020 .

terima kasih
wassalammualaikum wr.wb

31 Okt 2019, 05:51
Widjayanto Gempar
Website Ditanggapi oleh Pelapor

Mhn informasinya : apakah penunjukan lokasi terkait dgn pembangunan tol laut kendal - semarang - demak sdh ditetapkan...??? mohon pula informasi tepat titik lokasi yang telah ditetapkan di wilayah kota semarang barat serta kapan penlok tsb diberlakukan ??? . trmksh, salam.

19 Okt 2019, 09:29
Muklas Jaya
Website Ditanggapi oleh Pelapor

Semangat pagi.. sekedar mengingatkan pejabat, mohon untuk kementerian pu dalam hal ini membidangi dinas sda prov jateng dan balai psda agar memfollow up gp3a mereview apakah rp 75.000/hari untuk ppa plus apbn layak..? klo layak,layaknya dari mana.. mohon diperhatikan juga agar ditahun 2020 dst lebih baik lagi. layak itu relatif tapi setidaknya yg makin kesini kebutuhan makin naik apalagi orang tsb sudah menikah punya keluarga juga setidakna layak sekarang diangka rp 100.000-150.000 dan menyesuaikan dg ijasah terakhir yg berkriteria sesuai kebutuhan kantor jadi adil. ya mohon untuk dirapikan manajemen agar good government. terima kasih

29 Jul 2019, 22:21
Anonim
Website Ditanggapi oleh Pelapor

Pak untuk jalan di jawa tengah, tepatnya daerah perbatasan kab kebumen dan kab wonosobo. disitu ada namanya jalan lancar sampai ke jalan pemandian kalianget, tepat di atas waduk wadaslintang kalau lihat di peta, jalannya benar2 rusak parah. sepertinya memang sempat diperbaiki namun krn proyeknya tidak benar, jd jalanpun cepat jebol lg. kasian warga yg tinggal disana pak. itu juga akses dari wonosobo yg mau ke arah wadasmalang pak. tolong segera di perbaiki wilayah sana kalau bisa pak. terima kasih

16 Jan 2019, 19:04
Anonim
Website Ditanggapi oleh Pelapor

Dikantor kecamatan trangkil kabupaten Pati pelayanan perbaikan data kk janjikan 10hari ternyata palsu belum selesai padahal kantor kecamatan selalu sepi mohon dicek kinerja pelayananya.... Terimakasih

20 Jul 2018, 09:57
Fauki Al Amin
Website Ditanggapi oleh Pelapor

Saya ingin bertanya sekaligus melaporkan masalah E-KTP saya yang belum jadi. Saya awalnya tinggal di Tangerang Selatan, lalu pindah ke Cilacap. Saya kemudian melakukan pengajuan penggantian E-KTP ke Dukcapil Cilacap. Masalahnya adalah, KTP saya tidak kunjung jadi, saya sudah menunggu setengah tahun lebih. Sementara teman saya yang juga melakukan pergantian KTP namun hanya pindah desa, cukup satu hari langsung jadi, dan itupun bisa di tunggu.pertanyaan saya, apakah prosedur pergantian KTP dari kota/kabupaten lain bisa memakan waktu selama itu ?
kalau memang seperti itu prosedurnya mohon infonya kira-kira berapa lama lagi KTP saya jadi.
kalau bukan seperti itu prosedurnya, mohon di tindak lanjuti.

17 Jul 2018, 07:17
Didik Septiawan
Website Ditanggapi oleh Pelapor

Anak saya mendaftarkan pada PPDB SMA dihari terakhir tanggal 6 Juli 2018, sampai batas waktu penutupan pendaftaran tanggal 6 Juli 2018 jam 3 nama anak saya masuk jurnal diterima di SMAN 1 Sukoharjo MIPA Pilihan 1, sampai dengan tanggal 11 Juli 2018 pagi masih masuk daftar calon siswa yang diterima di SMAN Pilihan pertama tersebut, namun pada tanggal 11 Juli 2018 pada saat saya ingin melihat pengumuman secara resmi, tidak tahu mengapa nama anak saya tergeser tidak diterima, secara logika normal mestinya rentang waktu 7 s/d 11 Juli mestinya tidak ada pergerakan data karena pendaftaran sudah ditutup, hal tersebut membuat kecewa anak, kalo memang tidak diterima kenapa tidak sejak batas waktu penutupan pendaftaran sudah tergeser? Mohon penjelasannya.

5 Jul 2018, 01:13
Moch Yamin
Website Ditanggapi oleh Pelapor

PPDB di Provinsi Jateng zonasinya tidak memakai radius terdekat, melainkan ditentukan oleh zonasi kecamatan-kecamatan yang ditentukan. Bahkan di Kota Semarang 1 SMA bisa meliputi 6-8 kecamatan dan bisa jadi semuanya kecamatan dengan densitas tinggi. Bila di Permendikbud no 14 th 2018 ditentukan minimal 90% calon siswa dari zona terdekat maka di jateng dibagi 50% dari zona 1 dan 40% dari zona 2 yang mana zona 2 ini bukan dari kecamatan yang berbatas langsung dengan kecamatan di mana SMA itu berada. Hal ini berakibat pada banyaknya calon siswa yang secara tempat tinggal (sesuai KK) bertetangga dekat dg SMA berada malah tidak bisa diterima, meski secara nilai NUN mungkin bukan tertinggi tapi masih tergolong wajar (rata2 7-8 lah). Pengamatan kami di SMAN 4 dan SMAN9 Semarang. Mohon dijadikan periksa apakah ini sesuai dengan yg dikehendaki untuk pemerataan kualitas sekolah dan pemerataan penyerapan siswi.

2 Jul 2018, 20:55
Anonim
Website Ditanggapi oleh Pelapor

2 Juli 2018, sekitar pukul 10.30 saya datang ke puskesmas Kelurahan Kampung Rawa bersama ibu dan adik saya. Sekitar 40 menit kami menunggu dipanggil nomor antreannya, hal ini sudah biasa jadi tidak terlalu masalah. Setelah itu, kami menunggu untuk dipanggil ke ruang poli gigi. Sekitar 15 menit menunggu, saya pergi karena ada kepentingan lain. Sesampainya di rumah, saya menerima keluhan dari ibu saya mengenai pelayanan di puskesmas Kelurahan Kampung Rawa. Menurut pengakuan dari ibu saya, tenaga medis yang menangani adik saya tidak berusaha membujuk adik saya ketika dilakukan tindakan melainkan berkata 'ibu, obat biusnya sudah abis banyak nih.' dan juga 'ibu, sudah mau jam istirahat nih.' Ya, saya paham tenaga medis pun butuh istirahat. Tetapi yang dilakukan tenaga medis tersebut sangat tidak patient oriented. Ibu saya kecewa karena pelayanan yang diberikan tenaga medis tersebut tidak sepadan dengan waktu tunggu yang cukup lama. Mohon kiranya tenaga medis tersebut dihimbau agar lebih mengutamakan dan mengayomi pasien.

28 Jun 2018, 13:35
628523834xxxx
SMS Ditanggapi oleh Pelapor

mohon maaf Pak sebelumnya, perkenalkan nama saya Abdul Aziz lulusan SMP N 18 Kota Semarang tahun ini , ingin bertanya Pak kenapa siswa SMK setiap smesternya harus di potong bros pendek ya Pak ? sedangkan SMA sendiri tidak , menurut saya itu kurang sedap di pandang pak , menurut saya lebih baik potong sesuai dengan orangnya (pas/cocok dan sopan untuk orangnya) tetapi tidak melanggar tata tertib siswa seperti biasanya di Indonesia , saya mengusulkan untuk peraturan rambut tersebut mohon di hapus pak.

DIIKUTI OLEH