Pemerintah Provinsi Jawa Barat

21 Nov 2019, 18:22
Anonim
Android Terverifikasi Laporan belum diproses lebih dari 5 hari

Lampu pju yang baru di pasang dekat bandara bijb majalengka jabar mati (dishub prov jabar)

lampu pju 12 titik di dusun cuyu desa kertajati kec kertajati kab majalengka yang dipasang akhir agustus 2019 sampai sekarang nopember 2019 nyala cuma 3 hari an. lampu pju 12 titik yang ada di desa babakan baru selesai dipasang sekitar tanggal 3 nopember sekarang tanggal 15 nopember 2019 sudah nyala. dan juga 12 titik pju di blok desa desa kertajati dari mulai dipasang berbarengan dengan titik di dusun cuyu (dekat kantor kecamatan) yakni akhir agustus 2019 sudah nyala sampai sekarang. mohon ditindaklanjuti. terimakasih

18 Nov 2019, 09:55
Anonim
Website Terverifikasi Laporan belum diproses lebih dari 5 hari

Kepada :
1. pemerintah provinsi jawa barat
2. dinas perhubungan provinsi jawa barat

mohon perhatian, sepanjang jalan soekarno hatta (by pas), hampir sedikit sekali ditemukan jpo. padahal jalan itu amat sangat padat dan sekalinya jalan lancar, para pengguna kendaraan menjalankan kendaraannya sangan cepat. ini sangat membahayakan para pengguna jalan yang ingin menyeberang. terutama di titik-titik yang banyak aktivitas anak sekolah, supermarket, maupun pabrik.

2 Okt 2019, 21:40
628121421xxxx
SMS Terverifikasi Laporan belum diproses lebih dari 5 hari

Pengaktipan hp sapa warga

25 Jun 2019, 15:43
Ganjar Ghaniyawan
Website Terverifikasi Laporan belum diproses lebih dari 5 hari

Pak humas punten sk buat pencairan uang santunan dobel track kereta api bogor sukabumi wilayah kecamatan cigombong kabupaten bgor sudah kah disetujui/tanda tangan oleh pak gubernur? mohon infonya karena warga sudah resah belum ada info lagi,,mohon kiranya memberikan uang santunan yg layak agar kami bisa membeli lg tempat tinggal dan tempat usaha yang baru..mohon kebijakan pak humas memberikan info terbaru agar tidak terjadi kesimpang siuran berita di wilayah kami,karena pencairan wewenang pemprov jabar hatur nuhun ‍‍

9 Jun 2019, 06:29
Anonim
Website Terverifikasi Laporan belum diproses lebih dari 5 hari

Assalamualaikum wr. wb.
kepada yth bapak/ibu kepala dinas kehutanan provinsi jawa barat. ada beberapa keluhan yang saya rasakan ketika hari sabtu 7 juni 2019 saat berkunjung ke taman hutan raya juanda dago;
1. saat saya parkir kendaraan di pintu masuk tahura, saya membayar tiket untuk masuk dan asuransi kendaraan bermotor sebesar 6.000. apakah betul ada asuransi kendaraan bermotor?
2. ketika saya melewati goa jepang ada penyedia jasa senter, namun yang saya alami adalah penyedia tersebut terkesan memaksa padahal saya membawa senter pribadi.

terima kasih.

23 Feb 2019, 12:14
Anisya Gustiani
Website Terverifikasi Laporan belum diproses lebih dari 5 hari

Ibu memes (44 th) warga kp. nyalindung kec. palabuhanratu kab. sukabumi, sudah setahun lebih terkena tumor payudara dan sudah sempat di operasi.
.
menurut pihak keluarga sekarang tumornya kembali membesar dan belum dioprasi karena terhalang biaya utk kebutuhan sehari - hari.
.

16 Jan 2019, 14:43
SHEGA PRIYANDA JQR
Website Terverifikasi Laporan belum diproses lebih dari 5 hari

"Provinsi : Jawa Barat.
Kabupaten/Kota : BANDUNG.
Kecamatan : CIMENYAN.
Kelurahan/Desa : CIBURIAL.
Alamat : Jalan Bukit Pakar Kulon (Taman Hutan Raya Djuanda).
Nama diadukan : Tindak Usaha Cafe Kopi Tahura.
Mohon ditindak tempat usaha/cafe yang berlokasi di dalam Taman Hutan Raya Djuanda yang merupakan hutan konservasi. Cafe atau tempat usaha tersebut bernama Kopi Tahura. cafe tersebut buka hingga jam 12 malam, pengunjung bisa langsung masuk kawasan tahura tanpa membayar tiket dan ditakutkan dapat merusak ekosistem tanpa sepengetahuan penjaga hutan. Cafe tersebut juga menggangu warga sekitar yang mau beristirahat karena banyak pengunjung yang hilir mudik menggunakan kendaraan-kendaraan bermotor. Beberapa warga sudah mengadukan hal tsb ke kelurahan namun tidak ada tanggapan. Sebelumnya Kopi Armor pun pernah berjualan di kawasan tersebut kemudian digusur oleh pemprov jabar karena berada di kawasan hutan konservasi. Mohon pemprov Jabar segera menindak hal tsb. Terima Kasih

DIIKUTI OLEH