Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta

13 Agu, 13:35
Nurayni
Website Ditutup oleh Sistem

Kepada yth. kepala rs respira bantul yogyakarta

saya mau memberikan kritik/saran terhadap sistem pendaftaran di rs respira bantul, terutama utk poli paru yang memang banyak pasiennya. bapak saya pasien poli paru tapi sudah seminggu gagal kontrol krn kuota pendaftaran penuh trs. mau daftr via whatsapp tetapi kuota yg lewat whatsapp cepat sekali penuh krn hanya utk 10 pendaftar. jam 5 pagi bpk sy ambil no antrian kemudian pulang mandi, jam stgh 7an pagi sampai respira lagi trnyta gagal dftr lagi krn saat dipanggil oleh petugas pendftran ybs tidak ada (sedang pulang mandi). dan gagal lagi periksa krn jika terlewat dipanggil ga bisa dan kuota hari itu sudah penuh. padahal priksa dokter baru mulai jam 8 pagi,,,
1. kritik : daftar lewat whatsapp pun harus datang antri lansung pagi2 sekali, jadi apakah kita harus standby di respira dari jam 5 s.d 8 pagi hanya untuk menunggu pendaftran?? apa fungsi dari pendftran lewat whasapp jika tetap harus antri hadir sendiri di rs dari subuh pas hari h.
saran: melihat dari rs lain di bantul, pasien bisa daftar lewat whatsapp/telp dan pas hari h bisa datang & otomatis masuk kuota pasien hari h. jika pasien yg sudah daftr no terlambat dtang tetap dilayani selama jam periksa masih ada.(utk respira walau sudah dftr lewt whatsap&ambil no tapi harus kehdiran pasien pas hari h pagi sekali/subuh saat pemanggilan dri loket, sebelum jam periksa dokter)

2. proses penyerahan berkas di loket2, sistemnya masih membingungkan pasien, sehingga byk yg dibantu satpam

3. rs respira sebaiknya menyediakan sistem pendaftran yg lebih mudah dan efisien waktunya, karena sangat bahaya jika pasien tb kehabisan obat krn gagal berkali2 kontrol.
terima kasih

12 Jul, 17:56
Ahmad Zainuri
Website Ditutup oleh Sistem

Saya mengeluhkan pengaturan lampu traffic light yang sebagian besar kurang baik pengaturannya sehingga menimbulkan kemacetan panjang di persimpangan-persimpangan baik yang di pusat kota yogyakarta, maupun di dekat lokasi wisata. contohnya, banyak persimpangan traffic light dari arah pantai parangtritis (jalan raya parangtritis) yang mengarah ke pusat kota yogyakarta yang kalau sore hingga malam hari selalu mengalami kepadatan lalu lintas dan kemacetan yang amat panjang. hal itu semua disebabkan pengaturan lampu merah yang terlalu lama dan pengaturan lampu hijau yang amat sebentar, tidak sebanding dengan arus kendaraan yang lewat persimpangan tersebut. sehingga timbullah kemacetan tersebut. hal ini tentunya kurang baik dan kurang nyaman, khususnya untuk para wisatawan baik lokal, ataupun asing.

oleh karena itu, mohon pihak dishub dapat segera menindaklanjuti laporan ini dengan mensetting ulang pengaturan waktu lampu traffic light agar disesuaikan dengan arus lalu lintas di persimpangan-persimpangan baik di pusat kota yogyakarta, maupun yang mengarah ke lokasi wisata sekitarnya. dengan pengaturan yang baik, pastinya kemacetan akan berkurang dan lalu lintas akan lebih lancar. terima kasih

29 Apr, 08:50
Wahyu Nugroho
Website Ditutup oleh Pelapor

Lampu traffic sebelah selatan terminal giwangan setingan waktu kurang baik, sehingga pengendara dari arah timur pada saat lampu sudah berwarna hijau masih menunggu pengendara dari arah selatan. Mohon segera disetting ulang karena sangat membahayakan pengendara. Dan tidak ada polisi yang mengatur lalulintas

10 Mar, 18:50
Harjito Sangaji
Website Ditutup oleh Sistem

Perlu lampu pju
Kondisi jalan klangon-tempel terutama arah gedongan, sumberagung, moyudan, sleman ke selatan pada waktu malam masih gelap gulita, masih minimnya pju. Ada lampu solar panel tetapi tidak nyala, kemungkinan dicuri baterainya..
Mohon tindak lanjut dari dinas terkait

17 Jul 2018, 01:58
Anonim
Android Ditutup oleh Admin

saya prima yohanna pengguna bpjs mandiri.

Pada tgl 24 juni pukul 16.00 saya rawat inap di RS Nur Hidayah Jln Imogiri Timur, bantul yogyakarta untuk menjalani operasi FAM (tumor jinak).
Saya dipasang infus Pada pukul 22.00, lalu pada pukul 23.00 saya mulai untuk puasa.

pada tgl 25 juni pukul 08.00 saya masuk ruang operasi. Tidak ada arahan untuk melepas perhiasan, saya justru diberitahu adek lewat WA sekitar pukul 07.00 agar melepas semua perhiasan.

Sebelum operasi, saya meminta kepada perawat di ruang operasi untuk membawa pulang FAM yg diambil saat operasi, dan perawat mengiyakan. selesai operasi, saat menunggu saya sadar, suami disuruh masuk tetapi tidak diperlihatkan FAM yg diambil, padahal pasien sesudah saya diperlihatkan bagian yg dioperasi. Ketika suami menanyakan, perawat mengatakan bahwa hasil sudah masuk ke lab.

Sekitar pukul 10.30 saya sadar dan sudah dibawa ke kamar inap. Saya tidak mendapat mengarahan tentang mencoba minum sedikit2 dari perawat. Karena tidak mengetahui, saya minum beberapa teguk tiap 10 menit. Pukul 12.00 perawat datang membawakan makan siang. Saya tidak mendapatkan arahan untuk makan sedikit demi sedikit, jadi saya habiskan makanan tersebut. Sekitar pukul 13.30 badan saya menggigil, saya meminta suami untuk memanggilkan perawat. setelah saya menceritakan kronologi sebelumnya seperti apa, perawat tersebut justru menyalahkan & memarahi saya yg tergesa2 minum banyak & makan banyak.

sekitar pukul 15.00 perawat masuk untuk memberikan 1 tablet obat pereda rasa nyeri. Sekitar pukul 15.30 perawat masuk lagi untuk melepaskan infus dan meminta suami untuk mengurus surat2 keperluan pulang. Tanggal 25 Juni pukul 16.00 saya pulang dalam kondisi masih mual & pusing, jalan sendiri tanpa diantarkan oleh perawat ke lobby RS.

Saya menjalani kontrol jahitan 2 kali, yaitu pada hari jumat, 1minggu 1kali. pada kontrol yg ke-2, saya mengambil hasil lab, tetapi FAM saya tidak disertakan untuk dibawa pulang. dokter berpesan bahwa perban bisa dibuka sendiri setelah 2 hari.

Dua hari kemudian, saat saya melepas perban, di dekat luka jahitan masih ada benjolan FAM. Saya kecewa kenapa masih ada sisa FAM? kenapa tidak diambil sekalian? padahal posisi FAM itu persis disebelah luka jahitan.

Saya sebagai pengguna bpjs mandiri merasa dirugikan dalam hal pelayanan yg cuek & tidak menyenangkan dari RS tersebut.
Apakah pelayanan untuk bpjs mandiri hanya untuk 1hari 1malam?
apakah memang sengaja tidak mengambil semua penyakit pasien agar pasien tersebut bisa dioperasi 2x? apakah ini merupakan trik RS untuk bisa mengklaim dana bpjs?

2 Jul 2018, 15:34
628213444xxxx
SMS Ditutup oleh Sistem

Mohon penerangan jalan dan pembuatan marka jalan di Jalan Godean Yogya. Saya sudah 10 tahun setiap hari melewati jalan itu tapi tidak ada peningkatan yang signifikan. Tak pernah aspal ulang. Tak ada penerangan. Tak ada marka jalan terutama antara perempatan ringroad hingga kali progo. Mohon segera diperbaiki.

2 Jul 2018, 11:56
Ajie Diy
Android Ditutup oleh Admin

Sudah bertahun tahun jalan di komplek perkantoran BNNP DIY,BPS,PMI,akominfo DIY, Jl. Brigjend Katamso Yogyakarta rusak. Sudah dilaporkan ke pihak yang mempunyai kewenangan tidak ada hasil sampai sekarang. Mohon segera diperbaiki.

15 Apr 2018, 22:47
Anonim
Website Ditutup oleh Admin

Tolong perbaiki jalanan menuju pantai selatan daerah wonosari. Jalan rusak berat, mohon segera diperbaiki.

20 Mar 2018, 00:00
Anonim
Website Terverifikasi Laporan belum diproses lebih dari 5 hari

Yth. Pemerintah Daerah DI Yogyakarta

Pelapor adalah warga Pranti RT 03, Gadingharjo, Sanden, Bantul. Pelapor menyampaikan bahwa dirinya merupakan warga tidak mampu dan saat ini pelapor memiliki anak yang bersekolah di SMP dan anak yang masih berusia dibawah 5 (lima) tahun.
Pelapor menyampaikan bahwa ia mengalami kesulitan membiayai anaknya sekolah, maka dari itu ingin meminta bantuan dana sekolah.

Demikian, mohon ditindaklanjuti.

30 Jan 2018, 11:16
Anonim
SMS Ditutup oleh Admin

Mencoba aplikasi lapor sp4n,

DIIKUTI OLEH