Pemerintah Provinsi Bali

29 Nov 2019, 08:10
628223686xxxx
SMS Ditutup oleh Sistem

Birokrasi ksop benoa bali tidak efisien dan lambat. tidak sesuai dgn gagasan yg di canangkan presiden yg saya idolakan. saya mengajukan permohonan pembuatan buku pelaut online. setelah semua persyaratan saya lengkapi membutuhkan waktu semingguan dgn ketidak pastian jadwal pembayaran dan pencetakan, sedangkan birokrasi sebelum pak jokowi saya hanya membutuhkan waktu tidak lebih dari 30menit untuk membuat buku pelaut. terus dimana hebatnya birokrasi yg digagaskan pak jokowi ini?mohon di cek langsung karena di tanjung perak katanya hanya sehari untuk pembuatan buku pelaut online.

18 Nov 2019, 10:31
628123769xxxx
SMS Ditutup oleh Sistem

Mohon informasi, saya melihat untuk cpns tahun ini di pemprov bali memerlukan tenaga analis pangan dan disebutkan hanya memerlukan lulusan s1 pertanian/d-iv pertanian. kenapa tidak ada s1 ilmu dan teknologi pangan/s1 teknologi pangan/s1 teknologi pertanian ya? pdahalan bidang ilmu tsb lebih cocok utk analisi pangan yang ditempatkan sektor ketahanan pangan. mohon ditindak lanjuti,karena di kementrian pun analis pangan memerlukan lulusan bidang ilmu yang saya sebut, bukan memerlukan s1 pertanian.

15 Nov 2019, 05:18
Anonim
Website Ditutup oleh Sistem

Sikap arogan taxi bandara bali
selamat pagi pak menteri perhubungan.mau tanya kalau memang dilarang memakai jasa taxi online di area bandara bali kenapa saya sudah berjalan keluar bandara tetap dimarahi oknum supir taxi bandara dan ngak cuma saya banyak juga saya lihat para penumpang berjalan keluar area bandara buat pesan taxi online tetap diikuti dan diintimidasi oleh para oknum sopir taxi resmi bandara ngurah rai bali.petugas keamanan dan pemda setempat juga seperti tidak peduli dan melakukan pembiaran.dilarang ok saja tapi kalau sudah keluar area bandara yah jangan dimarahi dan diintimidasi hanya karena mau naik taxi online yg sopan dan murah meriah karena dompet setiap orang berbeda2 pak ada yg mampu naik taxi resmi bandara ada yg cuma bisa naik taxi online walau tujuan sama menikmati pulau bali.

14 Nov 2019, 14:32
Anonim
Website Ditutup oleh Sistem

Mohon tanya untuk keperluan tenaga pns "analis pangan" di seleksi cpns tahun ini disebutkan memerlukan lulusan s1 pertanian/d-iv pertanian. kenapa s1 ilmupangan/s1 teknologi pangan/s1 teknologi pertanian tidak dicantumkan? padahal saya rasa untuk tupoksi "analis pangan" ilmunya cenderung ke jurusan s1 yg saya sebutkan itu. mohon di tindak lanjuti atau klarifikasi laporan ini agar teman-teman yang sependapat dengan saya bisa mendapat jawaban. terima kasih.

lampiran sudah saya sisipkan untuk perihal yang dimaksud

4 Nov 2019, 11:24
Anonim
Website Ditutup oleh Sistem

Selamat pagi, saya adalah salah satu orang tua dari tenaga kontrak provinsi bali dan saya ingin bertanya mengapa dalam sk tenaga kontrak atau non pns provinsi bali itu tidak terdapat hak untuk cuti tahunan dan cuti melahirkan karena setau saya sesuai uu no 13 tentang ketenagakerjaan tersebut ada beberapa pasal yang mengatur tentang itu,
karena saya kira supaya jelas hak-hak yang di peroleh di sk tersebut
terimakasih

mohon kiranya di teruskan ke dinas tenaga kerja
karena berkaitan dengan ketenagakerjaan

29 Okt 2019, 17:42
Anonim
Website Ditutup oleh Pelapor

Selamat pagi, saya salah satu orang tua dari tenaga kontrak provinsi bali dan saya ingin bertanya mengapa dalam sk tenaga kontrak atau non pns provinsi bali itu tidak terdapat hak untuk cuti tahunan dan cuti melahirkan karena setau saya sesuai uu no 13 tentang ketenagakerjaan tersebut ada beberapa pasal yang mengatur tentang itu, terimakasih

16 Okt 2019, 08:21
I Putu Wahyu Krishna Putra
Android Ditutup oleh Sistem

Nama saya i putu wahyu krishna putra, saya bekerja di pt. suprabasari ( hotel kupu kupu barong) di ubud, gianyar, bali. saya sudah bekerja sejak 15 oktober 2015 dan kemarin tepat tgl 15 oktober 2019 saya diputus hubungan kerja tanpa pemberitahuan jauh hari sebelumnya. saya hanya ingin memastikan hak-hak saya bisa didapatkan sepenuhnya sesuai undang-undang yang berlaku.
terimakasih...

25 Sep 2019, 10:59
Ingrid Howard
Website Ditutup oleh Sistem

Dengan hormat,
saya beserta suami dan dua teman lainnya dari amerika datang ke pantai lovina bali. kemudian kemarin pagi kita memutuskan untuk menyewa kapal untuk melihat dolphins di pantai lovina. jam 6 pagi kami berangkat dan melihat di laut dekat pantai lovina tersebut sekitar 60 kapal turis lainnya sudah menantikan untuk melihat lumba2 tersebut.

satu jam kemudian kelompok kecil lumba2 muncul. seketika itu juga kelompok itu dikejar sama kapal2 yg di kemudikan oleh local boat captains. lumba2 tersebut terancam keselamatannya sebab mereka berada di atas kelompok dolphins itu. kalau mereka terkena baling2 motornya perahu2 itu mereka akan terluka. kenapa perahu2 yg membawa turis2 harus berada terlalu dekat dg lumba2. ini sangat tidak manusiawi dimata dunia.
kelompok lumba2 kemudian membentuk pertahanan formasi seperti layaknya kalau mereka diserang ikan-ikan hiu.

kelompok group kami sangat kaget, marah, sedih, dan prihatin dengan keadaan keselamatan dolphins itu.

maka dengan ini saya mohon supaya kementrian perikanan bekerja sama dengan angkatan laut dan kementrian pariwisata untuk membuat hukum utk menjaga jarak antara kapal untuk menonton lumba2 sekitar 100-200 meter minimum. kemudian lumba2 tidak boleh dikejar2, apalagi berada di atasnya. lalu kalau ada pelanggaran mereka harus dihukum berat dengan penalti dan tidak boleh ke tempat tersebut selama sebulan.

daerah tersebut harus diawasi dengan semacam ranger/polisi angkatan laut supaya utk dapat melihat jika ada yang melanggar harus dihukum berat.

setelah melihat kejadian tersebut diatas kami memutuskan secepatnya balik ke hotel karena peristiwa itu sangat membuat kami marah.
dalam perjalanan pulang kami melihat sampah2 plastik botol2 mengambang sekitar 1 km offshore pantai lovina. seperti di labuan bajo, flores para kapal2 membuang sampah2 langsung ke laut.

semoga keprihatinan saya ini dapat ditanggapi dengan serius kalau indonesia mau tetap menjadi tempat pariwisata dunia.

terima kasih atas perhatiannya,
ingrid howard
ingridmhoward@gmail.com

25 Sep 2019, 07:00
628533880xxxx
SMS Ditutup oleh Sistem

Pelayanan publik, samsat denpasar, petugas sibuk dengan handphone masing-masing dan kurang menjelaskan setiap pertanyaan

16 Sep 2019, 15:15
Anonim
Website Ditutup oleh Sistem

Penambangan batu paras liar masih dibiarkan


hari ini pukul 16.03 masih terdengar penambangan paras dari bantaran sungai petanu di daerah kemenuh, sukawati, gianyar, bali.
hal ini sudah berlangsung beberapa hari sebelumnya dan setelah beberapa kali saya melapor ternyata belum ada tindak lanjut dari pihak berwajib setempat.
sangat mohon atensinya untuk diamankan, karena selain saya dan warga sekitar terganggu karena polusi suara, tindakan ini mengkhawatirkan karena berpotensi menyebabkan longsor bagi kami yang tinggal di atas sungai dan pastinya kerusakan alam lainnya yang berbahaya.

DIIKUTI OLEH