Pemerintah Provinsi Bali

Rabu, 08:21
I Putu Wahyu Krishna Putra
Android Ditindaklanjuti oleh Instansi Selesai otomatis dalam 9 hari

Nama saya i putu wahyu krishna putra, saya bekerja di pt. suprabasari ( hotel kupu kupu barong) di ubud, gianyar, bali. saya sudah bekerja sejak 15 oktober 2015 dan kemarin tepat tgl 15 oktober 2019 saya diputus hubungan kerja tanpa pemberitahuan jauh hari sebelumnya. saya hanya ingin memastikan hak-hak saya bisa didapatkan sepenuhnya sesuai undang-undang yang berlaku.
terimakasih...

5 Okt, 15:18
Anonim
Android Terverifikasi Harus diproses dalam 0 hari

Yth. Dinas bertugas yg meninjau lalu lintas.
Saya ingin melaporkan bahwa di jalan tersebut (pin lokasi) sering kali terjadi kemacetan parah karena berebut jalan, antara pengendara tujuan jimbaran dan nusa dua.

Kondisi saat ini arah tujuan nusa dua rambu menunjukan "lurus jalan terus" sedangkan dari lampu merah tsb menuju arah jimbaran mengikuti rambu lampu lalulintas.

Karena jumlah yg menuju jimbaran lebih banyak dibandingkan nusa dua, lampu merah menjadi tersendat karena pengendara yg tidak tertib.
Hal ini mengakibatkan kerugian waktu dan berakibat pada efek bisnis transportasi.

Terlebihlagi yg lebih mengherankan, disana terdapat pos polisi, namun yg menjaga tak tampak mengatur kelancaran pengguna jalan dan hanya duduk duduk serta menggunakan handphone. Hak ini setiap hari saya lihat saat bernagkat dan pulang bekerja.

Catatan: polisi hanya bekerja mengatur laju lalu lintas saat listrik padam (lampu traffic mati)
Tolong, tanggapan dan bagaimana solusi atau tindak lanjutnya.

Terimakasih

25 Sep, 10:59
Ingrid Howard
Website Ditutup oleh Sistem

Dengan hormat,
saya beserta suami dan dua teman lainnya dari amerika datang ke pantai lovina bali. kemudian kemarin pagi kita memutuskan untuk menyewa kapal untuk melihat dolphins di pantai lovina. jam 6 pagi kami berangkat dan melihat di laut dekat pantai lovina tersebut sekitar 60 kapal turis lainnya sudah menantikan untuk melihat lumba2 tersebut.

satu jam kemudian kelompok kecil lumba2 muncul. seketika itu juga kelompok itu dikejar sama kapal2 yg di kemudikan oleh local boat captains. lumba2 tersebut terancam keselamatannya sebab mereka berada di atas kelompok dolphins itu. kalau mereka terkena baling2 motornya perahu2 itu mereka akan terluka. kenapa perahu2 yg membawa turis2 harus berada terlalu dekat dg lumba2. ini sangat tidak manusiawi dimata dunia.
kelompok lumba2 kemudian membentuk pertahanan formasi seperti layaknya kalau mereka diserang ikan-ikan hiu.

kelompok group kami sangat kaget, marah, sedih, dan prihatin dengan keadaan keselamatan dolphins itu.

maka dengan ini saya mohon supaya kementrian perikanan bekerja sama dengan angkatan laut dan kementrian pariwisata untuk membuat hukum utk menjaga jarak antara kapal untuk menonton lumba2 sekitar 100-200 meter minimum. kemudian lumba2 tidak boleh dikejar2, apalagi berada di atasnya. lalu kalau ada pelanggaran mereka harus dihukum berat dengan penalti dan tidak boleh ke tempat tersebut selama sebulan.

daerah tersebut harus diawasi dengan semacam ranger/polisi angkatan laut supaya utk dapat melihat jika ada yang melanggar harus dihukum berat.

setelah melihat kejadian tersebut diatas kami memutuskan secepatnya balik ke hotel karena peristiwa itu sangat membuat kami marah.
dalam perjalanan pulang kami melihat sampah2 plastik botol2 mengambang sekitar 1 km offshore pantai lovina. seperti di labuan bajo, flores para kapal2 membuang sampah2 langsung ke laut.

semoga keprihatinan saya ini dapat ditanggapi dengan serius kalau indonesia mau tetap menjadi tempat pariwisata dunia.

terima kasih atas perhatiannya,
ingrid howard
ingridmhoward@gmail.com

25 Sep, 07:00
628533880xxxx
SMS Ditutup oleh Sistem

Pelayanan publik, samsat denpasar, petugas sibuk dengan handphone masing-masing dan kurang menjelaskan setiap pertanyaan

16 Sep, 15:15
Anonim
Website Terverifikasi Laporan belum diproses lebih dari 5 hari

Penambangan batu paras liar masih dibiarkan


hari ini pukul 16.03 masih terdengar penambangan paras dari bantaran sungai petanu di daerah kemenuh, sukawati, gianyar, bali.
hal ini sudah berlangsung beberapa hari sebelumnya dan setelah beberapa kali saya melapor ternyata belum ada tindak lanjut dari pihak berwajib setempat.
sangat mohon atensinya untuk diamankan, karena selain saya dan warga sekitar terganggu karena polusi suara, tindakan ini mengkhawatirkan karena berpotensi menyebabkan longsor bagi kami yang tinggal di atas sungai dan pastinya kerusakan alam lainnya yang berbahaya.

16 Sep, 15:12
Anonim
Website Terverifikasi Laporan belum diproses lebih dari 5 hari

Penambangan batu paras liar masih belum ditindak

hari ini pukul 16.10 masih terdengar penambangan paras dari bantaran sungai petanu di daerah kemenuh, sukawati, gianyar, bali.
hal ini sudah berlangsung beberapa hari sebelumnya dan setelah beberapa kali saya melapor ternyata belum ada tindak lanjut dari pihak berwajib setempat.
sangat mohon atensinya untuk diamankan, karena selain saya dan warga sekitar terganggu karena polusi suara, tindakan ini mengkhawatirkan karena berpotensi menyebabkan longsor bagi kami yang tinggal di atas sungai dan pastinya kerusakan alam lainnya yang berbahaya.

pertanyaan kritis saya, mengapa pemda bali tidak ada langkah nyata untuk segera menghentikan penambangan yang jelas liar dan berbahaya ini? padahal kami sudah melapor langsung tidak hanya melalui situs ini.

7 Sep, 20:40
628222188xxxx
SMS Ditutup oleh Sistem

N/toko ada kebijakan larangan menggunakan kantong plastik sebagai gantinya bisa menggunakan tas belanja, sebagai contohnya dipulau bali yg menerapkan periasanya terdapat dipinggir jalan dan sungai, mohon untuk ada kebijakan tentang hal ini dan ada penanggulangan sampah plastik, dan saya berharap diswalaya

3 Sep, 03:35
Bapak Budi Hartono Atatang
Website Ditanggapi oleh Pelapor

Yth. dinas kehutanan provinsi bali

sifat: sangat segera


saya masyarakat bali biasa dipanggil pak tatang menanam pohon jenis pohon palm pada tanggal 27 agustus 2019 yang saya tanam kembali pada tanggal 4 september 2019 di depan perumahan bhuana permata hijau blok a nomor 3 kemudian ketua lingkungan perumahan bhuana permata hijau kelurahan padangsambian kecamatan denpasar barat mendatangkan polisi dan mengajak ke kantor kepolisian sektor denpasar barat dianggap mengganggu ketertiban umum.

tujuan saya menanam pohon agar menjadi contoh bagi putra bungsu saya merawat tanaman sejak usia sekolah dasar kelas 5(lima) dan tidak ada lagi investor yang mendatangkan kendaraan melebihi tonase jalan di depan perumahan bhuana permata hijau blok a nomor 3 kelurahan padangsambian kecamatan denpasar barat yang mengakibatkan kerusakan pada jalan perumahan bhuana permata hijau blok a nomor 3 kelurahan padangsambian kecamatan denpasar barat.

tulisan ini disampaikan juga kepada:
1. ketua lingkungan perumahan bhuana permata hijau kelurahan padangsambian kecamatan denpasar barat beserta kuasanya.
2. wahana lingkungan hidup bali.

26 Agu, 15:10
Anonim
Website Ditutup oleh Sistem

Penambangan batu paras liar masih dibiarkan

hari ini pukul 16.03 masih terdengar penambangan paras dari bantaran sungai petanu di daerah kemenuh, sukawati, gianyar, bali.
hal ini sudah berlangsung beberapa hari sebelumnya dan setelah beberapa kali saya melapor ternyata belum ada tindak lanjut dari pihak berwajib setempat.
sangat mohon atensinya untuk diamankan, karena selain saya dan warga sekitar terganggu karena polusi suara, tindakan ini mengkhawatirkan karena berpotensi menyebabkan longsor bagi kami yang tinggal di atas sungai dan pastinya kerusakan alam lainnya yang berbahaya.

pertanyaan kritis saya, mengapa pemda bali tidak ada langkah nyata untuk segera menghentikan penambangan yang jelas liar dan berbahaya ini? padahal kami sudah melapor langsung tidak hanya melalui situs ini.

23 Agu, 04:50
628528414xxxx
SMS Ditutup oleh Sistem

Kendaraan yg melewati jalur gilanuk denpasar terutama truk teruk besar dg beban dan tingginya tdk terbatas mohon dpt sitertibkan waktulewatnya sehinga pagi d siang hari waktu anak anak aekolah mengalami kemacetan d sdh sering anak anak sekolah mengalami kecelakaan, trim��

DIIKUTI OLEH