Kementerian Kesehatan

Jalan H.R. Rasuna Said Blok X5 Kav. 4-9 Kuningan Jakarta 12950 021-52907416/9 kontak@depkes.go.id
Kamis, 09:37
Edi Djoko Firjanto
Website Terverifikasi Harus diproses dalam 3 hari

Selamat pagi, peraturan pengurusan Ijin Penyalur Alat Kesehatan (IPAK) oleh Kemenkes masih mensyaratkan ijin UUG/HO/SITU (Halaman 10 No. 8) belum sesuai dengan PERMEN Dalam Negeri No. 19 Tahun 2017 tentang penghapusan ijin UUG/HO/SITU. Mohon Pejelasannya. Terimakasih.

Minggu, 17:24
628124548xxxx
SMS Ditindaklanjuti oleh Instansi Selesai otomatis dalam 5 hari

Minta tolong di daftarkan nama perguruan tinggi akademi farmasi torajad nusantara sehat.

11 Agu, 11:30
628571892xxxx
SMS Ditutup oleh Sistem

Belum terdaftarnya Akper Yayasan RS. Thamrin Jakarta di aplikasi STR online.

7 Agu, 07:53
Ariskas
Website Ditutup oleh Sistem

Laporan ini terkait STR, mungkin sudah banyak mengenai laporan seperti ini dan saya adalah salah satunya, saya adalah lulusan kesmas yang sudah mengurus STR dengan syarat yang sudah saya lengkapi dan itu terhitung dari 24 Juli 2018, sekarang sudah tanggal 7 Agustus 2019, sudah SATU TAHUN LEBIH tapi belum selesai. Jadi saya mohon kejelasan, sebelumnya pengurus STR online adalah MTKI saat itu, sekarang berubah KTKI. Saya sudah menghubungi email kontak KTKI dan mereka merespon cepat dengan memberikan email kontak MTKI karena STR saya Ver 1.0 karena pengurusannya sebelum 2019. Tapi saya email sudah 4 kali kpd MTKI dan tidak direspon. Karena tidak punya STR, saya bahkan tidak bisa melamar pekerjaan ke RS dan instansi kesehatan manapun. Sampai berapa lama lagi saya harus menunggu?? Mohon kejelasannya pihak terkait

6 Agu, 11:06
Melieser Pong
Website Ditutup oleh Sistem

Salam hormat, pada kesempatan ini saya ingin menyampaikan bahwa saya mewakili masyarakat yang lain yang terganggu melihat kurang optimalnya kinerja bpjs kesehatan untuk menyelesaikan permasalahan terhadap terjadinya devisit anggaran. saya meminta dukungan masyarakat agar laporan saya ini dapat menjadi prioritas dan dukungan karena saya memiliki solusi untuk menyelesaikan devisit yang terjadi pada bpjs kesehatan. saya memohon di buatkan wadah diskusi atau sayembara. sekian dan trimakasih.

1 Agu, 16:20
Muhammad Rivky Alfaridzhi
Website Ditutup oleh Sistem

Kepada yang terhormat
presiden republik indonesia, dan kementerian kesehatan republik indonesia

1. demi menuntaskan rabun jauh mata yang di derita oleh mayoritas segenap warganegara indonesia baik yang muda maupun yang tua, pemerintah (dalam hal ini pusat dan atau daerah) wajib meng-cover separuh biaya operasi lasik mata. sebab penggunaan kacamata dalam menuntaskan permasalahan rabun jauh (yang biasa dikatakan sebagai mata minus) tidak dapat diharapkan, sebab kacamata hanya bersifat temporer, minus mata dapat bertambah seiring berjalannya waktu, tentu rasanya sangat menyusahkan. kita tidak dapat terus-terusan bergantung pada kesediaan.

2. oleh karena itu sudah sepatutnya operasi lasik mata tidak lagi dikategorikan sebagai jenis operasi yang bertujuan untuk kecantikan, sebab itu tidak masuk ke dalam logika. pertanyaannya: “apakah akan terlihat cantik mata seseorang setelah dilasik, kecuali hanya berkurang minus matanya saja?”.

3. rabun mata tidak hanya diderita oleh mereka yang matanya sering aktif di depan layar kaca elektronik, melainkan mereka yang tidak terlalu aktifpun juga dapat menderitanya, baik yang muda maupun yang tua, terlebih lagi kini kita telah memasuki era digital.

4. kebutaan dan katarak menjadi hasil akhir dari minus mata yang tinggi apabila mata minus tidak segera di atasi.

5. jikapun masukan ini bertentangan dengan peraturan pemerintah atau hukum, bukankah peraturan dan hukum adalah sesuatu ketetapan yang dapat diubah dan diganti sesuai kepentingan?.

6. kedepan, demi mengefisiensikan anggaran pembiayaan lasik mata, izinkan saya untuk mengusulkan beberapa ketentuan:
a. pasien memiliki minus mata sebesar -8 ke atas
b. pasien yang berhak menerima cover biaya lasik mata ialah yang berasal dari kalangan ekonomi kelas menengah, menengah-kebawah, dan bawah.
c. pemerintah wajib men-cover pembiayaan lasik mata pasien sebesar 30 hingga 50%, disesuaikan dengan kesanggupan keuangan keluarga pasien untuk pembiayaan lasik mata pasien, biaya sisa dan selebihnya (seperti biaya konsultasi dan obat) ditanggung oleh pasien.

sekian,

catatan: ini merupakan laporan ulang karena laporan saya yang sebelumnya menghilang dari kolom laporan akun saya.

31 Jul, 05:35
Anonim
Website Ditutup oleh Sistem

Kepada kementerian kesehatan. Anak saya berjenis kelamin laki laki baru berusia 6 bulan. Anak tersebut memiliki tanda lahir berupa lubang di telinga. Kami khawatir jika kelak dia dewasa akan sulit mencari kerja karena dianggap sebagai anak nakal yang gemar menindik telinga. Apakah kami bisa meminta surat keterangan atau dokumen yang menjelaskan bahwa lubang di telinga anak kami merupakan tanda lahir?

29 Jul, 14:40
Dedy Susantyo
Website Ditutup oleh Sistem

Hi, saya telah mencoba melakukan registrasi online di regalkes http://regalkes.depkes.go.id/index.php#home/registrasi/frmregistrasi tetapi pada saat saya menuliskan nib perusahaan saya tiba tiba halaman te refresh dan saya mencoba lagi pun tetap seperti itu, apakah ada solusi? saya tidak bisa registrasi di halaman tersebut
terima kasih

24 Jul, 09:39
Anonim
Website Ditutup oleh Sistem

Saya mau suntik vaksin miningitis untuk keperluan haji & umroh, tapi daftar online mandiri di situs web. https://kespel.kemkes.go.id itu gak bisa.
mohon pencerahan apakah saya tetap harus daftar online di web.tersebut ata bisa langsung ke kantor kkp surabaya ??

24 Jul, 08:46
Dr Suhari A Per Pen Mm
Website Ditutup oleh Sistem

Mohon informasi prosedur pengiriman tenaga (perawat) kerja ln belanda
bagaimana prosedur dan syaratnya

DIIKUTI OLEH