Kementerian Hukum dan HAM

Jalan H.R. Rasuna Said Kav. 6-7 Kuningan, Jakarta Selatan 021-5253004 ext. 362 tuhumas@gmail.com
19 Jan 2038, 10:14
628151785xxxx
SMS Ditutup oleh Admin

apakah napi sakit dirujuk ke rs luar tdk dapat kamar di bawa lagi kekalapas? Sampai menemui ajal? Itu yang terjadi pada lapas kelas 1tangerang. Apa kebijakannya sekejam itu?

13 Feb, 10:10
Anonim
Website Ditutup oleh Sistem

Kplp sahat bangun kordinir peredaran narkoba di lapas siantar

pematangsiantar.

upaya pembrantasan peredaran narkoba dilapas siantar memang bukanlah hal yang mudah, terbukti langkah tegas yang dilakukan oleh kepolisian resort simalungun melalui rajia yang digelar pada jumat (24/1/2020) malam itu gagal total dikarenakan ricuh, saat itu seluruh napi bersorak sorak mengatakan buka.. buka..buka, pihak kepolisian pun mundur menghindari kericuhan yang lebih besar. peristiwa ini sangat tidak normal karena operasi tersebut langsung dipimpin oleh kapolres simalungun akbp heribertus ompusunggu. hal ini sangat menyita perhatian publik dan menimbulkan rasa ingin tau yang besar, ada apa dibalik semua ini ?

kami berupaya mencari tau penyebabnya, beberapa narasumber yang dipercaya dan tidak ingin identitasnya disebutkan memberikan keterangan bahwa gagalnya operasi tersebut karena memang dilindungi langsung oleh kplp sahat bangun,dimana pada waktu tim dari polres simalungun baru memasuki lapas, beliau turun keblok blok dan menginstruksikan kepada napi dengan mengatakan " kalian tunjang - tunjang pintunya tapi jangan kalian rusak gemboknya " lalu dia juga menyuruh agar napi berteriak sekeras kerasnya, dan para napi pun melakukan persis seperti yang dinstruksikan oleh kplp.

 selanjutnya menurut keterangan saksi mata pada waktu itu kplp sahat bangun juga mengkordinir beberapa pegawai untuk mengamankan narkoba jenis sabu dari kamar bandar sabu keluar kamar dan dia juga mengkordinir agar alat hisap sabu (bong) segera diamankan.

kordinasi yang dilakukan oleh kplp dan bandar sabu malam itu pun berhasil, tim kepolisian pun pulang dengan tangan kosong. dengan demikian peredaran narkoba pun tetap eksis di lapas.

hal ini sebenarnya sudah merupakan cara yang memang sudah diturunkan dari generasi ke generasi karena peredaran narkoba memberikan peluang terjadinya pungli yang bisa menjadi sumber mata pencaharian kebanyakan pegawai dilapas, mulai dari pegawai penjagaan pintu utama (p2u) sampai dengan pegawai blok.

menurut data yang kami dapat dari beberapa napi dilapas siantar putaran sabu yang beredar berkisar 2,5 - 3 kg perbulan,  para bandar sabu ini memberikan kontribusi yang besar kepada pegawai dilapas yang nilainya bisa mencapai ratusan juta setiap bulannya,narkoba yang beredar 75 % digunakan oleh para pekerja yang istilah disini disebut sebagai parengkol atau kerja lodes yaitu orang - orang yang bekerja melakukan penipuan jarak jauh dengan menggunakan telepon seluler atau hp. orang orang ini juga merupakan sumber mata pencaharian bagi pegawai lapas dan kontribusi yang mereka berikan bisa mencapai 500 juta setiap bulannya, itulah sebabnya pihak lapas siantar tidak rela mata pencahariannya diganggu

besarnya penghasilan para pegawai lapas siantar ini membuat mereka lupa akan tugas dan tanggung jawab untuk membina para napi dan tahanan agar bisa berubah, para pegawai hanya memperkaya diri dengan meraup keuntungan yang tidak pantas diperoleh. banyak pegawai disini yang kaya mendadak kata salah seorang napi di lapas siantar, dia melanjutkan " kplp aja selama tugas disini kurasa penghasilannya sudh bisa bangun hotel, mereka tidak perduli apa akibatnya kedepanyang penting uang masuk.

harapan kami agar pihak kepolisian simalungun khususnya bapak akbp heribertus ompusunggu  dapat mengatur strategi yang lebih baik guna membrantas peredaran narkoba diilapas siantar, dan menindak tegas para pegawai yang terlibat.

kami juga mengharapkan agar kpk dapat menyelidiki sumber harta kekayaaan yang dimiliki oleh kplp sahat bangun dan pegawai lainnya.

12 Feb, 22:53
Irna Fit Khomsin
Website Ditutup oleh Sistem

Penolakan dengan alasan tidak jelas
saya adalah pekerja dikapal pesiar yang mengharuskan paspor saya dicap dengan paspor pelaut, beberapa hari ini 23 januari 2020 pihak imigrasi menolak penerbangan saya dengan tuduhan saya akan bekerja secara ilegal di china.
padahal saya punya visa, tiket pulang pergi, bukti cuti dari perusahaan, dan ktp teman saya yang akan jadi tujuan dan guide saya,
tapi mereka meminta saya untuk meminta surat jaminan,
apakah sebagi pelaut kita tidak punya hak untuk bisa jalan2 keluar negeri?
apakah kita harus punya pasport lain untuk bisa berkunjung keluar negeri?
say sangat kecewa akan hal ini, dan kejadian ini membuat saya mengalami kerugian lebih dari 12.000.000 rupiah
karena tiket yang saya beli tidak bisa di refund, dan untuk reschedule saya harus membayar sekitar 2 juta rupiah.
saya harap sistem dan informasi imigrasi lebih jelas lagi
waktu itu salah satu petugas di kantor imigrasi bandara soekarno-hatta pada 23 januari 2020 jam 6.00 pagi salah satunya bernama ricky yang mengecek informasi pribadi saya dan teman saya di wechat.
yang paling tidak nyaman adalah tuduhan bahwa saya ingin bekerja ilegal di china sementara saya punya tiket pilang dan sampai saat ini saya masih bekerja di perusahaan yang cukup bagus. tolong ditindak untuk para perugas yang arogan.

12 Feb, 17:28
M Irwan Firdaus
Website Ditutup oleh Pelapor

Saya sudah melakukan pembayaran untuk voucher di ditjen ahu, tapi statusnya masih belum bayar.

berikut no vouchernya : 820200212803471

mohon bantuannya, terima kasih

12 Feb, 14:52
Rena Carissa
Website Ditutup oleh Pelapor

Dear pak/bu,

saya mengajukan e-paspor melalui kantor imigrasi mall lippo kemang di tanggal 4 februari 2020. saya ingin menanyakan mengenai progress aplikasi paspor. apakah kantor imigrasi mall lippo kemang ada nomor whatsapp pak/bu?

terima kasih.

regards,
rena

12 Feb, 14:30
628225711xxxx
SMS Ditutup oleh Sistem

Kumham mohon maaf ingin bertanya pak... apakah ada dasar, pimpinan / kalapas merintahkan pegawainya untuk menghadapkan calon suami/istri sebelum menikah?
seperti tni / polri ada sidang sebelum menikah ?

11 Feb, 15:02
Erni Widiastuti
Website Ditutup oleh Pelapor

Selamat sore
saya melakukan permohonan merek online dengan
no transaksi ipt2020001561
no permohonan did2020001151
logo yang saya upload tidak sesuai dengan yg di lampirkan di tanda terima yang terlampir di logo adalah tanda tangan pemohon sedangkan sewaktu preview yg terlampir adalah logo kami yang benar,,mohon tindakan segera untuk membatu kami memperbaiki logo merek kami karena ini adalah kesalah sistem,kami sudah layangkan pengaduan ke siki@dgip.go.id per 13 januari 2020 tetapi belum ada perubahan dalam logo kami
terima kasih

11 Feb, 14:20
Anonim
Website Ditutup oleh Sistem

Mohon info utk pendaftaran online paspor via aplikasi, yang tersedia hanya di bg junction, namun kami tidak bisa memilih tanggal dan waktu, padahal di list tersedia masih ada quota, mohon info bagaimana mendapatkan antrian dengan cara lain, terima kasih

11 Feb, 12:19
Golfrid Pasaribu
Website Ditutup oleh Sistem

Nama saya golfrid pasaribu,penjamin narapidana atas nama sofian siregar tahanan lp pemuda langkat.. masalahnya ialah,sudah hampir 5 bulan saya mengajukan dan melengkapi berkas pb sofian siregar tapi sampai sekarang tidak ada balasan.anehnya petugas di lp pemuda langkat selalau bertanya ke sofian siregar ada masalah di putusan subsidernya. itu membuat dia semakin stres.harusnya sesuai perkiraan sofian siregar sudah bebas besrsyarat per bulan februari,ini terkesan seperti dipersulit. harap bantuanya pak.kalau bisa petugasnya langsung saja menelepon ke saya sebagai penjamin jangan lagi ke wargabinaanya. dan lebih dari itu mohon sesuai haknya diberikan yaitu bebas bersyarat per bulan maret ini. terimakasih

10 Feb, 16:12
Anni
Website Ditutup oleh Pelapor

Mohon bantuannya, saya telah melakukan perpanjangan paspor di kanim jakarta selatan pada tanggal 24 januari 2020 namun di bukti pengantar pembayaran tidak tertera nomor permohonan paspor sehingga sulit untuk mengetahui progres proses paspor tersebut. kode bayar mpn g2: 820200124037306. terima kasih.

DIIKUTI OLEH