Kanim Kelas I Khusus TPI Soekarno-Hatta

6 Nov, 10:10
Anita Handayani
Website Ditindaklanjuti oleh Instansi Selesai otomatis dalam 5 hari

Kpd. dirjen imigrasi di tempat

tolong ditindaklanjuti laporan saya terkait dugaan pungli oleh petugas imigrasi bandara soetta terminal 3. saudara saya dari china tanggal 21 oktober 2019 an lei zhidong yg baru pertama kali berkunjung ke indonesia bersama temannya 2 orang dengan pesawat mu5069 pukul 23.30 malam dan di mintai petugas yang ada di booth visa on arrival uang senilai 100 yuan tiap orangnya. alasan kedatangan mereka karena undangan dari saya untuk menghadiri acara pernikahan saya tanggal 26 oktober 2019. menurut saudara saya yang datang tersebut petugas mencecarnya dengan pertanyaan apakah akan bekerja? dan tentu sj tdk, padahal mereka sdh menunjukan bukti reservasi tiket pp yg akan balik k negaranya tanggal 3 november 2019 serta undangan pernikahan dari saya via wechat dengan bahasa indonesia. namun petugas imigrasi tersebut tidak mengindahkannya dan malah meminta sejumlah uang senilai 100 yuan kepada masing2 orang tanpa ada kejelasan uang tersebut untuk apa. karena setahu saya mereka sdh membayar visa ke booth sebelumnya dengan bukti slip resmi senilai 500 rb (250 yuan). sedangkan 100 yuan masing2 itu tidak diberikan bukti apa2. saudara saya pun bertanya kepada penumpang dari penerbangan yang sama setelah di pengambilan bagasi apakah mereka jg demikian, ternyata ada yang diminta ada juga yang katanya tidak. dari kejadian ini, sy menduga ada praktik pungli secara diam2 kepada beberapa orang asing yang datang dari china (atau negara lainnya), dan kurang begitu diketahui oleh petugas yang lain mengingat itu jam malam dan posisi booth visa on arrival jauh besebrangan posisinya dari booth yang lain sehingga tidak terlalu d awasi pada bagian booth tersebut. tolong ditindak tegas oknum petugas imigrasi seperti ini, karena merusak citra imigrasi indonesia dan pemerintahan kita.

16 Okt, 19:44
Ronald
Android Ditutup oleh Sistem

Kepada yth.
kanim imigrasi kelas i khusus soekarno-hatta, tangerang, banten.

dengan hormat,
mohon informasi apakah paspor saya atas nama ronald tio (jenis permohonan jp002-ganti), kode permohonan 1069-0000-0004-7690, sudah selesai dan dapat diambil?

demikian pertanyaan yang saya sampaikan. terima kasih atas perhatian dan kerjasamanya.

hormat saya,
ronald tio

4 Okt, 09:36
Hilman
Website Ditutup oleh Sistem

Kenapa autogate imigrasi di terminal 2 di hilangkan? kata petugas ini hal baru, cuma ada di terminal 3. bagaimana bisa baru kalau marka autogate dan jalur kabelnya masih ada.

wni malah menumpuk di antrian imigrasi, apa gunanya memiliki biometric data dan e-paspor?

10 Sep, 15:20
Anonim
Website Ditutup oleh Sistem

Selamat sore,
kami dari pt. usdama damai sejahtera ingin menanyakan status kitas elektronik salah 1 tka kami yang sampai saat ini belum terkirim/masuk ke email kami.
untuk informasi tka tsb sudah mendapatkan stiker stay permit & re-entry permit dan perekaman data serta pengambilan foto di bandara soekarno hatta pada tanggal 26 juli 2019.
kami mohon pihak dirjen imigrasi dapat membantu kami karena tka kami berencana keluar negeri dalam waktu dekat ini.
untuk informasi tambahan untuk tka lainnya ( 4 orang ) kitas elektronik nya sudah kami terima tidak masalah.
berikut kami lampirkan stiker visa dan stiker stay permit nya.
terima kasih atas bantuannya.

5 Agu, 18:29
Eddy Kurniawan
Website Ditutup oleh Sistem

Laporan no. 4900819 sudah diproses namun sampai dengan saat ini belum juga terselesaikan dan telah kami laporkan kembali dengan nomor laporan 4984017 dan statusnya sudah terverifikasi namum belum juga di proses sampai dengan saat ini. pelaporan ini terkait dengan e-paspor yang tidak dapat digunakan di autogate (imigrasi) soekarno-hatta terminal 2 & 3. mohon dibantu attensinya agar permasalahan yang telah kami laporkan dapat terselesaikan dengan baik. terima kasih.

27 Jul, 23:22
Hindun Humaira
Website Ditutup oleh Sistem

Sebelumnya saya memiliki pengalaman di bulan januari 2019. Saya datang ke kantor imigrasi soekarno-hatta untuk membuat laporan bap paspor yang rusak. Kemudian petugas di resepsionis meminta saya untuk mendaftar online terlebih dahulu, karena tidak akan dilayani apabila tidak mendaftar online. Akhirnya saya mendaftar online saat itu juga via website.

Kemudian pada hari senin, 15 juli 2019 saya berniat untuk mendaftar antrian paspor online kembali via website http://antrian.imigrasi.go.id
Namun, tertera informasi bahwa kuota tgl 15-19 juli 2019 belum dibuka. Kemudian saya menguhubungi admin kantor imigrasi soekarno-hatta melalui dm instagram. Admin menginformasikan bahwa pendaftaran antrian dibuka setiap hari jumat-minggu pukul 14.00, dan untuk antrian minggu ini kuota sudah penuh. Tapi sistem di website menyebutkan bahwa tgl 15-19 juli “kuota belum dibuka”, seharusnya “kuota sudah penuh”.

Selanjutnya saya mengakses kembali website pada hari sabtu, 27 juli 2019. Dan hal yg serupa pun terjadi. Informasi di website untuk antrian tgl 29-31 “kuota belum dibuka”.

Saya kembali menghubungi admin instagram kanim soetta. Kemudian admin mengarahkan untuk membuka melalui aplikasi, yang mana aplikasi tersebut hanya tersedia untuk android. Untuk diketahui saya mengakses via website, karena saya tidak memiliki perangkat android.

Yang ingin saya tanyakan:
1. Apa perbedaan daftar melalui website dan aplikasi? Toh sistemnya terintegrasi? Apabila di website infonya “kuota belum dibuka” maka logikanya seharusnya di aplikasi juga sama. Bukan begitu?
2. Apakah pemerintah tidak ada niatan untuk mengupgrade website dan aplikasi keimigrasian ini agar lebih mutakhir dan responsif?
3. Kenapa pendaftaran harus dibatasi hanya di hari jumat-minggu saja? Tidak fleksibel dan menyulitkan masyarakat.
4. Saya rasa sistem antrian imigrasi online ini tidak didevelop dengan baik, apakah pemerintah kekurangan anggaran untuk meng-hire expert yg bisa mendevelop sistem website dan aplikasi yg baik? Atau anggarannya lari ke ‘kantong yang lain’?

Dengan sistem yg kacau ini, sangat menyulitkan masyarakat seperti saya yg berniat mengurus paspor sendiri.

Saya tidak mendapatkan solusi yang jelas dan relevan.

Atau memang harus membuat paspor melalui calo atau orang dalam?

Semoga keluhan saya ditanggapi dengan segera, dan diberikan solusi yang jelas. Terimakasih.

10 Jul, 13:20
Andrea Karunia Iskandar
Website Ditutup oleh Sistem

Pagi ini saya menjemput tamu saya yang datang di cgk terminal 2f menggunakan airasia ak380. di loket imigrasi sebelum paspornya distempel, petugas meminta dia membayar 100 dengan alasan dia tidak punya tiket keluar dari indonesia dalam bentuk kertas, dan petugas itu menolak e-ticket yang ada di hp-nya. tidak jelas apakah yang diminta ini $100, atau rp100.00, atau 100 apa. tamu saya bersikukuh ini adalah permintaan menyogok dan tidak benar. akhirnya ia dioper ke orang kedua yang menerima e-ticket tamu saya ini, memperbolehkan dia masuk, dan menstempel paspornya. kejadian ini memalukan, kesan pertama tamu saya datang ke indonesia adalah diminta menyogok petugas imigasi. mohon ini ditindaklanjuti. terima kasih.

10 Jul, 09:42
Eddy Kurniawan
Website Ditutup oleh Sistem

Terkait laporan #4982691, kami melaporkan tentang laporan #4900819 yang terlapor pada tanggal 4 april 2019 pada jam 07:45am mengenai e-passport yang tidak berfungsi dan/atau tidak dapat terdeteksi atau dipakai di autogate (imigrasi) soekarno-hatta terminal 2 dan 3. dengan laporan ini, kami melaporkan laporan #4900819 tidak kunjung selesai sampai saat ini. status laporan #4900819 hanya menunjukan sedang di proses dari beberapa bulan yang lalu. yang kami tanyakan adalah kapan laporan #4900819 dapat terselesaikan? solusi dari masalah yang dilaporkan kapan dapat kami terima? kami sudah menunggu cukup lama sejak dari tanggal 4 april 2019. mohon kabar dan attensinya. terima kasih.

7 Jul, 08:42
Anonim
Website Ditutup oleh Sistem

Pada tanggal 5 juli 2019,
kakak saya dan anak serta suaminya, yg berencana liburan di indonesia (setelah merencanakannya selama 2 tahun), tiba di bandara soekarno hatta sekitar tengah malam dengan penerbangan dari usa.
setibanya di bandara sekitar pukul 01.00, mereka melakukan proses imigrasi. kakak saya dan anaknya selesai proses imigrasi dan menunggu suaminya (berkewarganegaraan usa). keluarga saya menunggu di luar tempat tunggu kedatangan.
sejam kemudian kakak saya keluar dari bandara dengan anaknya, tapi tanpa suaminya. info nya dia dideportasi. kami bahkan tidak sempat utk bisa bertemu atau diberi waktu untuk mencari 'bantuan' hukum atau menghubungi kedutaan.

cerita dari kakakpada tanggal 5 juli 2018,
kakak saya dan anak serta suaminya, yg berencana liburan di indonesia (setelah merencanakannya selama 2 tahun), tiba di bandara soekarno hatta sekitar tengah malam dengan penerbangan dari usa.
setibanya di bandara sekitar pukul 01.00, mereka melakukan proses imigrasi. kakak saya dan anaknya selesai proses imigrasi dan menunggu suaminya (berkewarganegaraan usa). keluarga saya menunggu di luar tempat tunggu kedatangan.
sejam kemudian kakak saya keluar dari bandara dengan anaknya, tapi tanpa suaminya. info nya dia dideportasi. kami bahkan tidak sempat utk bisa bertemu atau diberi waktu untuk mencari 'bantuan' hukum atau menghubungi kedutaan.

cerita dari kakak saya, suaminya dideportasi dikarenakan sebelumnya suaminya pernah terjerat kasus pengadilan (kasus kesalahan orang tua/parenting, bukan kasus berat lain) namun telah selesai menjalani masa hukuman beberapa tahun lalu. namun pihak imigrasi menahannya tidak boleh masuk indonesia. pihak imigrasi bahkan tidak mengijinkan untuk menghubungi pengacara ataupun bantuan lainnya. bahkan untuk jaminan selama stay di indonesia mereka tidak memberikan opsi. opsi yang diberikan hanya:
1. meminta uang penjagaan suaminya selama di imigrasi, sebanyak us$100 per jam, selama 24 jam.
2. di deportasi.

kakak saya tidak paham maksud tujuannya uang (kordinasi) tersebut, karena 2 kali dia ke indonesua, baru kali ini kakak saya diminta uang seperti itu. pihak imigrasi sempat panik setelah kakak saya mencoba menghubungi pengacara, dan langsung melakukan proses deportasi.
baru setelah dideportasi suami kakak saya sempat berbicara dengan orang jepang, dan dia mengatakan, "kamu kurang 'donasi' kepada pihak imigrasi"

1. apakah prosedur deportasi 'secepat' itu? (hitungan menit)

2. apakah tidak diberi waktu untuk menghubungi 'bantuan' hukum? berhubung kondisi jam 2 pagi dan sulit menghubungi orang pada jam tidur tersebut.

3. apakah benar ada uang "penjagaan imigrasi" sebesar us$100 x 24 jam?

4. apakah pihak imigrasi tersebut bisa dibawa ke jalur hukum untuk meminta ganti rugi, apabila memang prosedur yang dijalankan tersebut tidak sesuai aturan?

5. apakah benar pihak imigrasi sering meminta uang tersebut kepada turis2 mancanegara?

saya benar2 ingin oknum imigrasi tersebut bertanggung jawab atas keputusannya memulangkan suami kakak saya, karena liburan ini seharusnya direncanakan khusus untuk suami kakak saya yang belum pernah ke indonesia, dan sangat tertarik berlibur ke indonesia karena anaknya sering bercerita tentang keindahan indonesia sebelumnya.
sangat disayangkan keindahan indonesia dirusak oleh oknum imigrasi yang mata duitan.

25 Jun, 11:56
Anonim
Website Ditutup oleh Sistem

Lapor, apakah di imigrasi bandara soekarno hatta bisa menambah nama hanya dengan surat rekomendasi dri perusahaan, jadi nama saya terdiri dngan 1 kata, dan akan mau merevisi menjadi 3 nama, persyaratan apa saja yg harus saya lengkapi, saya kan bekerja di airline dan suka di tugaskan di arab saudi karna airline saya suka di charter flight. Saya tidak ada surat dri travel. Apakah bisa? sedangkan peraturan di saudi ada aturan harus 3 kata nama. Terima kasih.

DIIKUTI OLEH