Dinas Pendidikan

17 Sep 2018, 17:20
Anonim
Website Terverifikasi Laporan belum diproses lebih dari 5 hari

Kpd. Yth Pemprov DKI Jakarta
Pungli SDN rawamangun 12 pagi Tolong ditindaklanjuti mengenai sekolah ini karena para orang tua murid diharuskan membayar untuk kegiatan pelaksaan kelas 6 sebesar rp 5.880.000,00. saya merasa ini termasuk pungli karena banyak ortu murid yang keberatan. Padahal katanya nominal tersebut sudah disepakati dari hasil pertemuan orang tua murid tanggal 12 september 2018. Dan juga harga yang tak masuk akal untuk membayar acara wisuda sebesar 1jt rupiah. Tidak hanya kelas 6, kelas 1-5 pun dimintai uang kas lebih dari 1jt Tidak hanya tahun 2018 ini. Tahun tahun sebelumnya juga dimintai untuk membayar hal hal seperti itu. Saya mohon untuk ditindaklanjuti Demikian yang dapat saya sampaikan, Terima kasih

12 Sep 2018, 23:16
628211290xxxx
SMS Terverifikasi Laporan belum diproses lebih dari 5 hari

Kpd. Yth Pemprov DKI Jakarta.
Saya fadhli, orang tua murid dari Davy mulia Saya sangat kecewa sekali terhadap pelayanan pendidikan di sekolah anak Saya ( SDIT Al Ittihad JL Pulo Mawar Kemandoran I Jakarta Selatan ) Dalam hal ini, pelayanan dalam pendidikan sangat tidak baik terutama terhadap wali kelas anak Saya yaitu Ibu Puji Astuti Dan Ibu Aminah. Hal ini saya liat perkembangan anak saya sangat DIABAIKAN DAN DIKUCILKAN Akibatnya kemampuan baik baca maupun tulisan mengalami kemunduran. Saya harap dinas pendidikan setempat bisa menindak lanjutin laporan kami Kami punya beberapa bukti yang. Terima Kasih

4 Sep 2018, 08:24
Stephen Lawrence
Website Terverifikasi Laporan belum diproses lebih dari 5 hari

Kpd. Yth Pemprov DKI Jakarta
Sekolah SMPK 6 Penabur Jakarta Utara (Muara karang / Pluit) telah menyebabkan kemacetan setiap hari dengan cara mendukung mobil-mobil yang menurunkan anak-anak murid turun dari mobil di tengah jalan di depan sekolah mereka (yang dari arah PIK) sehingga pengguna jalan yang di belakang semuanya terhambat untuk melewati jalan tersebut. Satpam diutus pihak sekolah mungkin untuk sengaja memberhentikan mobil agar anak bisa diturunkan disana?

19 Jul 2018, 11:14
Anonim
Website Terverifikasi Laporan belum diproses lebih dari 5 hari

Kpd. Yth Pemprov DKI Jakarta
Pada 28/6/2018 kami mendaftarkan anak kami ke SMA Sumbangsih (Cilandak, Jakarta) dan mentransfer uang pangkal Rp15.200.000 ke rekening SMA tersebut pada hari itu juga. Pada 29/6/2018 kami membayar Rp2.050.000 untuk biaya seragam sekolah. Tanpa kami duga dan setelah tidak diterima di 3 SMA yang dipilih, pada 4/7/2018 anak kami diterima di SMAN 60 (Mampang, Jakarta). Pada 10/7/2018 kami melaporkan hal tersebut kepada SMA Sumbangsih untuk menyatakan bahwa anak kami BATAL belajar di SMA ini. Kami menanyakan apakah uang pangkal yang telah kami bayarkan (Rp15,2 jt.) dikembalikan kepada kami setelah dipotong denda. Pihak SMA Sumbangsih menyatakan TIDAK akan mengembalikan sebagian atau seluruh uang pangkal tsb. Dalam Form-1 (terlampir) saya tidak menandatangani persetujuan bahwa uang pangkal tidak akan kami tarik jika anak kami batal belajar di SMA ini. Saya hanya menandatangani "Surat Pernyataan" (Form-2 terlampir) yang menyatakan uang pangkal tidak dapat ditarik jika anak kami terbukti (positif) menggunakan narkotika. Saya menganggap yang dilakukan oleh SMA swasta ini sebagai tindakan merampas uang dari orang tua calon murid dan tindakan ini berulang setiap tahun (saya yakin beberapa orang tua mengalami hal yang sama, namun tidak berbuat sesuatu). Kami juga merasa diperlakukan tidak adil oleh SMA ini karena uang pangkalan ini ternyata dapat diangsur (ini pernyataan Kepala SMA) namun kami tidak pernah ditawari keringanan ini. Kami mohon pendapat Saudara apakah Form-1 merupakan bentuk perjanjian yang sah menurut UU. Catatan: Form-3 berisi data transfer uang pangkal ke Yayasan Sumbangsih, Jakarta. Terima kasih sebelumnya untuk bantuan Saudara.Terima Kasih

11 Jun 2018, 18:30
Ilham Maulana
Website Terverifikasi Laporan belum diproses lebih dari 5 hari

Kepada Yth. Pemprov DKI Jakarta.
permisi selamat sore maaf mengganggu waktunya . saya mau konsultasi masalah kjp saya . kok kjp saya belum keluar ya dari bulan Mei 2018 kemarin yg perbulan itu sampe yg sekarang bulan juni 2018 apakah ada kendala atau gimana ya? teman teman saya semua sudah keluar saldonya saya saja yg belum . terimakasih

9 Jun 2018, 09:17
Anonim
Android Terverifikasi Laporan belum diproses lebih dari 5 hari

Kpd. Yth Pemprov DKI Jakarta.
Laporan KJP saya warga jakarta, saya mau melaporkan keluhan tetangga saya yang bernama ibu Siti Anisah (NIK: 3171085211810006) dalam pengurusan Kartu Jakarta Pintar (KJP) untuk anaknya yang bernama Muhammad Rafli (NIK : 3171081412000003). yang bersangkutan telah mengurus KJP untuk anaknya sejak tahun 2016 melalui sekolah anaknya, SMP Islam Al jihad, namun tidak pernah mendapat undangan bank DKI. Yang bersangkutan lalu melakukan konfirmasi ke Dinas Pendidikan Provinsi DKI pada april 2018, diperoleh informasi bahwa Muhammad Rafli sudah terdata sebagai penerima KJP sejak tahap I tahun 2016 dengan nomor rekening di sistem KJP 1352321895 dan telah mendapat surat pengantar dr Kepala UPT P4OP Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta untuk penerbitan ATM dan Buku Tabungan KJP. Surat tersebut beserta sudah disampaikan ke Bank DKI Cabang Johar (nama penerima : Ibu Tuti) dan Kantor Pusat Juanda (nama penerima : Pak Budi) Buku tabungan sudah diterima dr Bank DKI cabang Johar pada tanggal 15 Mei 2018 namun ATMnya tidak diterima ybs dengan alasan hanya bisa diambil di kantor pusat Bank DKI Juanda. Ibu Siti Anisah sudah mendatangi kantor pusat Bank DKI tersebut sebanyak 2 kali namun selalu mendapat jawaban harus menunggu sms dr bank DKI Juanda (informasi tersebut diterima dr Pak Budi dan Pak Ridho). Namun sampai sekarang SMS tersebut tidak diterima. tidak ada kejelasan kapan ybs bisa memperoleh ATM KJP tersebut. Mohon tindak lanjut dr Unit Kerja Presiden Bidang Pengawasan dan Pengendalian Pembangunan.. terima kasih. untuk informasi lebih lanjut, dapat menghubungi Ibu Siti Anisah / Bapak Toni di nomor HP. 0858-1741-2533 atau 0858-7108-9992

7 Jun 2018, 06:59
Agus Supriyadi
Website Terverifikasi Laporan belum diproses lebih dari 5 hari

Kepada Yth. Pemprov DKI Jakarta.
SDN 010 Cipinang Melayu pagi terdapat seorang guru yang menjadi wakil kepala sekolah akan tetapi setiap ada permasalahan yang akan dipertanyakan dan diselesaikan tetapi tidak pernah mau ditemui dan membicarakan sebuah masalah dengan baik2 sesuai dengan slogan pendidik, sebagai contoh, sebagai pembina dilingkungan sekolah. Akan tetapi apakah oknum guru yang seperti ini layak untuk dipertahankan? Kepada bapak gubernur anis baswedan, saya sudah melaporkan hal ini mungkin sudah yang ke 6 kalinya akan tetapi sampai detik ini belum pernah mendapatkan jawaban kepastiannya. Dimohon kepada bapak gubernur anis baswedan untuk segera menindak lanjuti laporan saya. Terimakasih.

15 Mei 2018, 21:42
Anonim
Website Terverifikasi Laporan belum diproses lebih dari 5 hari

Kpd. Yth Pemprov DKI Jakarta
Nama saya Lili , no hp 085281295565 saya orang tua dari Jessica Goretty Gloria Sihaloho yang bersekolah di Tk Putra yg beralamat Jl B Empang Tanah 80. Klender Duren Sawit Jakarta Timur 13470 ingin melaporkan tindakan yang dilakukan sekolah yang tidak wajar dan ada nya indikasi kecurangan dalam pengelolahan dana kegiatan sekolah . pada tgl 12 mei 2018 saya & anak saya tertinggal bus untuk acara perpisahan sekolah yang di adakan di kuntum bogor. besar harapan saya dapat mengejar bus tsb krn saya lihat di wa group sekolah baru saja bus berangkat 10 menit sebelum saya tiba di sekolah. saya mencoba melakukan koordinasi & meminta informasi kpd guru & komite yg saya lakukan dengan cara tlp kepada mereka tsb tp tdk di angkat . saya tetap mencoba untuk bisa ikut dlm bus dng mencoba tlp guru yang mana wali kelas anak saya & akhir tlp saya diangkat & saya bertanya posisi bus sdh dimana, menggunakan bus apa & brp no polisi bus tsb bu. tapi saya hanya di berikan jawaban dari guru tsb tidak tau posisi sudah dimana dan kmd tlp saya dimatikan. saya tetap mencoba dng tlp salah satu org tua murid yg ada di bus tsb & menjawab semua pertanyaan saya dng lengkap. tepat seperti yg saya pikir bahwa bus tsb ada di depan m obil kami& di tengah tol saya memberi tahu bahwa saya ada di sebelah bus & akhir nya mendahului bus & tiba lbh dl di lokasi. akhir nya saya berangkat tanpa ikut bus & tiba lebih di kuntum bogor. krn saya sdh merasa kecewa knp pihak sekolah tidak menanyakan keberadaan kami knp blm tiba & tertinggal bus dan tdk ada informasi tdk ikut acara perpisahan tsb padahal saya jg sudah menyumbangkan dana utuk acara tsb sebesar rp 1.750.000 sebagai biaya bus. demikian laporan saya mohon di bantu untuk di lakukan pemeriksaan kpd sekolah kami agar tidak terjadi lagi hal seperti ini dan apakah sekolah kami masih layak beroprasi untuk melakukan kegiatan belajar mengajar. Yerima kasih

16 Apr 2018, 12:59
Amin Nurcahyo
Website Terverifikasi Laporan belum diproses lebih dari 5 hari

Kpd. Yth Pemprov DKI Jakarta
Saya berkoordinasi dengan kasi PTK sudin pendidikan wilayah II Jakut agar mengapproval dokumen kelengkapan pengajuan NUPTK guru dan TU kami, tapi beliau berkata bahwa SK Kontrak Kerja Individu (KKI) dari Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta tidak berlaku sebagai syarat pengajuan NUPTK. alasannya karena yang menandatangani SK bukan Kepala Dinas, tapi Kasi PTK Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta. padahal jelas tertera bahwa Kasi PTK Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama dinas pendidikan provinsi DKI jakarta. kami sudah bekerja bertahun tahun untuk mendapatkan NUPTK saja dipersulit. 1. lampiran pertama merupakan bunyi dari SK KKI 2. lampiran kedua merupakan syarat mengajukan NUPTK. Terima Kasih

4 Apr 2018, 00:08
Anonim
Website Terverifikasi Laporan belum diproses lebih dari 5 hari

Kpd. Yth Pemprov DKI Jakarta Saya Rudi Gunawan orang Tua dari anak saya yang bernama Muhammad Rachel Gunawan.no nik:3201020512030010.Sekolah Smp 205 semanan kalideres jakarta barat.dan no rekening bank DKI.no.318.23.25688.7.1 Perihal melaporkan masalah KJP.kemaren sore istri saya sudah cek saldo di bank Dki ada saldo KJP ya .sekitar 3 -+/.tapi setelah esok hari siang ya istri saya beserta anak berniat belanja keperluan sekolah tapi tidak bisa dipakai kartu atm bank DKI ya.setelah di cek di atm bank Dki lagi ternyata saldo ya sudah tidak ada dan ada tuisan pin/kartu melampaui batas padahal itu saja baru tau kalau KJP anak saya sdah cair .tapi kenapa tidak bisa di gunakan dan saldo ya hilang.sedangkan ATM dan Buku Tabunga KJP Bak DKI sudah dapat.dan temen teman anak saya sudah bisa cair buat perlengkapan sekolah.kasihan istri saya bawa anak kecil dan anak saya yg dapat kjp taoi tidak bisa digunakan padahal sudah memilih perlengkapan sekolah sampai malu istri saya karna ternyata atm bank dki ya tidak bisa diginakan.padahal malam ya saldo masih ada tapi siang ya sudah tidak ada saldo dan tidak bisa digunakan.mohon bantuan ya pada pihak terkait untuk di tindaklanjuti. Terima Kasih

DIIKUTI OLEH