BPJS Kesehatan KCU Medan

12 Jun 2019, 12:43
Ptpanel Indofurn
Website Ditutup oleh Sistem

Mohon dibantu, saya tidak bisa login akun edabu.pt. panel indofurn no entitas 00388496. selalu disebut gagal login username dan password salah. terima kasih..

oetari

30 Mei 2019, 04:42
Anonim
Website Ditutup oleh Sistem

Pak menteri kesehatan
saya mohon kartu bpjs kesehatan adik saya segera diaktifkan karena memang urgent.
pada tgl 23 mei 2019 saya mengurus bpjs kesehatan adik saya, tetapi baru bisa digunakan 14 hari kemudian saya sudah memohon mendatangi kantor bpjs di medan tapi tetap aja tidak bisa diaktifkan segera. sementara posisinya urgent karena adik saya sudah meradang kesakitan dan kata dokter memang harus segera dioperasi ditanggal 28 mei 2019. jd kami bawa ke rumah sakit untuk segera ditangani. tetapi karena bpjs adik saya belum diaktifkan pihak bpjs yg dirumah sakit memberi saya rentang waktu 3 hari untuk mengaktifkannya. sudah saya coba untuk mengaktifkan ke kantor cabang bpjs tetapi tidak bisa juga karena harus tunggu 14 hari. saya tidak sanggup untuk membayar umum. tolong saya segera karena skrg saya sedang berada dirumah sakit.

3 Apr 2019, 15:37
Sandro Manurung
Website Ditutup oleh Sistem

Saya ingin melaporkan tentang tidak sinerginya lembaga pemerintah dalam menjalankan perpres 82 tahun 2018.
Dapat saya sampaikan kronologis sebagai berikut :
Telah terjadi penyerangan rumah dan penganiayaan berat hingga mengakibatkan korban luka parah / koma / kritis di helvetia kota medan pada tanggal 24 maret 2019. Korban ini adalah seorang pelajar anak dari seorang guru smp negeri bernama riko lumban raja.
Riko anggota bpjs aktif yang selalu melakukan pemenuhan kewajibanya dan dalam kondisi malang sekarang riko harus koma dan berada di rumah sakit bukan keinginan dia, akan tetapi ketika riko ingin meminta hak nya sebagai anggota bpjs akti yang selalu membayar kewajibanya riko harus terganjal dengan perpres 82 tahun 2018 dimana korban tindak pidana tidak lagi menjadi tanggungan bpjs, untuk itu pihak bpjs menyarankan untuk mengkomunikasikan kepada lpsk karena riko sebagai korban.
Komunikasipun dilakukan oleh pihak keluarga kepada lpsk akan tetapi jawaban yang diberikan pihak lpsk adalah lpsk mempunyai prioritas tindak pidana yang dapat mereka lindungi korbanya. Untuk masalah riko ini mereka menyebutnya tpl atau tindak pidana lainya. Dan pihak lpsk juga menyebutkan keluarnya perpres 82 tahun 2018 itupun tidak terkonfirmasi oleh lpsk itu bisa dilihat dengan tidak bertambahnya anggaran lpsk.
Jika lpsk memberikan keterangan seperti itu apa bedanya seorang korban tindak pidana korban yah sama sebagai korban apa karena kasus riko kurang menarik perhatian.
Sedangkan kondisinya per hari ini biaya pengobatan riko sudah mencapai rp. 127.000.000,- dan pihak rumahs akit butuh kepastian siapa yang akan mengatasi biayanya. Lalu kepada siapa keluarga riko harus mengadu dalam kondisi mereka ini dimana lembaga pemerintah tidak sinergi dalam mengimplementasikan perpres tersebut.
Untuk itu kami mohon ini menjadi antensi untuk dapat di komunikasikan kepada lembaga terkait agar riko mendapatkan kepastian untuk hidup.
Atas waktu dan kerjasamanya saya mengucapkan terima kasih
Nb. Saya lampirkan
1. Identitas orang tua korban
2. Kartu angota bpjs korban
3. Laporan polisi
4. Foto kondisi korban

9 Jan 2019, 10:55
Anonim
Android Ditutup oleh Admin

Bpjs kesehatan
Pelayanan rumah sakit sangat mengecewakan.. Ibu saya di rujuk dr rs efarina ke rs murni teguh medan katanya kamar penuh... Alhasil ibu saya semalaman nginep di ugd dan menyuruh cari rs lain.. Gmna tadi kalo ibu saya meninggal anda anda berdosa... Tolong di perhatikan rs yg di daerah sampe sekarang ibu saya blom bisa dirawat karena tidak ada kamar sekota medan.. Tks

28 Des 2018, 07:26
Paulina Sirait
Website Ditutup oleh Admin

baru saja menggunggah laporan ke https://lapor.go.id

Paulina Sirait

BPJS KESEHATAN

Layanan pasien BPJS kelas 1 di RS Mitra Sejati Medan buruk sekali

ibu saya dirujuk dari RS Vita Insani Penatangsiantar ke RS Mitra Sejati jl AH Nasution Medan tanggal 26 Desember dengan Diagnosa Multiple Coleleasis. Dikatakan di RS Mitra sejati ada dokter Bedah Diggestive (Dr Asrul) yang akan menangani. Pasien diterima di IGD jam 7 malam. Tapi jam 10 malam baru masuk ke ruangan di kamar Flamboyan 228. Namun setelah di ruangan, jangankan dokter, perawat pun tidak ada yang mengontrol kondisi pasien. cairan infus habis pun harus dilapor ke nurse station baru diganti. Keesokan harinya, 7 Desember pagi saya menanyakan ke perawat, mengapa belum ada dokter visit, jawaban perawat: "tadi malam Dr Asrul masih operasi, tiba2 tadi berangkat ke luar kota sampai besok." Saya minta dokter pengganti, jawabnya lagi menunggu dari RS Adam Malik. saya tunggu sampai jam 10 dokter tidak datang juga, saya lapor lagi. Jawabnya dokter pengganti lagi dicari no HPnya. Dr Asrul tidak bisa dihubungi.
Saya masih mencoba sabar, tp sudah mulai aneh dengan SOP yqbg tidak jelas ini. Jam 12 saya tanya lagi, diterima oleh supervisor br Pasaribu. jawabnya DR Asrul ternyata baru kembali ke Medan tanggal 5 januari. Dokter ruangan dijanjikan akan datang, namun sampai jam 5 sore tidak ada perawat dan dokter yang datang akhirnya amarah saya meledak perlakuan terhadap pasien sangat diskriminatif. Snack pagi dan sore juga tidak diberikan, dengan alasan hanya untuk kelas 1
Padahal ibu saya pasien kelas 1. ketika ditanyakan ke pihak distribusi makanan, jawab mereka tidak ada laporan dari perawat. saya tanyakan kepada perawat jawabannya, tugas dapur membagikan makanan. saling tuding dan melempar tanggungjawab terjadi. Pasien juga tidak dimandikan sejak pagi , tidak dicek tensi atau apapun, hanya mengganti selang infus dan cairan yang habis, lalu pasien yang sudah meraung-raung dibiarkan. ketika saya complain, tindakan perawat juga tidak sopan menvideokan dengan tuduhan saya tidak beretika marah-marah, sementara mereka tidak mempertimbangkan kemarahan saya kesabaran pasien habis 8 kali lapor ke nurse station tidak ada respon, hanya janji "dokternya lagi dicari".
RS Mitra sejati ini benar-benar tidak memperlakukan pasien secara manusiawi akhirnya setelah kemarahan saya meledak, datanglah dokter ruangan dan ibu saya dirujuk ke RS Bina Kasih Sunggal.

di sini dilayani sangat cepat. di IGD kurang dari 30 menit, langsung di foto, masuk ruangan, jarum infus diganti, selang sonde dipasang, test alergy, EKG, dan perawat sabgat koperatif terhadap permintaan bantuan dari pasien.

Mengapa ada standard prosedur yang beda di RS yang sama-sama type B ? Di RS Vita Insani Siantar pun dilakukan hal yang sama denga di RS Bina Kasih kecuali pemasangan Sonde dan test alergy karena memang saat masuk IGD belum ada diagnosa penyakit ibu saya.

Tolong pihak BPJS dan dinas terkait, Dinkes menindak RS Mitra Sejati yang sangat tidak profesional dan tidak mampu membuktikan Capaian Akreditasi KARS Paripurna dengan layanan yang dangat buruk itu. jangan sampai pasien bertambah sakit bahkan kehilangan nyawa karena perawat, dokter dan RS sama sekali tidak memperdulikan pasien. padahal ibu saya Pasien kelas 1 BPJS. Bagaimana pula perlakukan mereka terhadap pasien kelas 3 atau orang yang tidak punya jaminan kesehatan ? Sangat prihatin !

kasus memalukan perlakuan tidak manusiawi RS Mitra Sejati Jl AH Nasution Medan.

setelah saya lacak di Internet, ternyata banyak sekali catatan hitam tentang RS ini, tapi aneh.. mengapa masih bisa RS ini beroperasi bahkan dapat sertifikasi Akreditasi Paripurna versi KARS 2017 ?

beberapa catatan Hitam:

1. https://www.ivorynews.co.id/2017/06/04/3-tersangka-di-dor-disnarkoba-terkait-narkoba/

2. http://waspada.co.id/medan/penipuan-rsu-mitra-sejati-dilaporkan-ke-poldasu/

3. https://sumutpos.co/2011/07/11/cabut-izin-mitra-sejati/amp/

4. https://utamanews.com/Ragam/Ibu-ini-ditahan-RS-Mitra-Sejati-Medan-karena-tidak-sanggup-bayar-biaya-perawatan-bayi

5. http://medan.tribunnews.com/amp/2015/02/09/tak-sanggup-bayar-rs-mitra-sejati-medan-sempat-tahan-jasad-bayi

6. https://mediaonlinetransparan.wordpress.com/2016/09/18/pasien-bpjs-di-rs-mitra-sejati-medan-di-terlantarkan-dan-di-bentak-bentak-oleh-perawat-jaga/amp/

8 Des 2018, 19:07
Hendrick Wu
Website Ditutup oleh Admin

Yg Terhormat bagian Bpjs,

Saya pasien yg jarang menggunakan bpjs bila tidak Perlu sekali, hari ini saya merasa demam meriang sudah beberapa. Hari, kebetulan saya ada waktu maka saya berobat ke klinik. Medan medical center di medan. ALANGKAH KECEWANYA saya, sesampai di klinik, bukan saja harus menunggu antrian, tp juga harus menunggu dokter yg sedang istirahat dari jam 18.30 - 19.15. Menunggu antrian saja sudah cukup menderita bagi pasien yg sedang sakit, ditambah lagi harus menunggu dokter praktek yg sedang istirahat, waktu dan tenaga kami sangat byk terkuras, kepentingan seorang sangat merugikan kepentingan umum, tidak adakah dokter pengganti utk giliran praktek di klinik tersebut. Dan dokter yg bergilir seharusnya disesuaikan dengan kondisi keperluan pada waktu tersebut. Waktu lalu saya pernah komplain hal yg sama, ini lama sekali saya baru datang berobat, kok kesannya pelayanan klinik ini kurang maksimal ya, sepertinya tidak ada rasa bersalah membiarkan pasien yg sedang sakit menderita menunggu begitu lama, kemudian jam nya pun tidak standar, lbh lambatb10 menit dr jam standar, sehingga hrs menunggu lbh lama lagi, ini kondisi kepala saya sgt pening, hrs menunggu sangat lama. Benar benar keterlaluan. Secara psikologis saja penyakit saya sudah bertambah parah. Mohon ditindak lanjut jam operationa dan kualitas pelayanan klinik tersebut.

24 Okt 2018, 14:14
628137023xxxx
SMS Ditutup oleh Admin

Hallo BPJS saya pasien berobat jalan di poli Endrokrin RS Pirngadi sekarang dipindahkan ke RS Imelda... Konsekuensinya obat pun sebagian berubah/ditiadak

29 Agu 2018, 14:51
Ashari Handayani
Website Ditutup oleh Admin

Dear Admin,
Mohon bantu cek no kartu PBI an Tri Oktaviani nomor KK 1271050507070008. Kartu tidak pernah di terima dan sekarang terkendala untuk proses ke BPJS.

Terima kasih
Ashari

22 Agu 2018, 15:04
Arif Irwansyah
Website Ditutup oleh Admin

Bulan Juli 2018, saya periksa mata ke puskesmas dan saya bilang ke dokter kalau mata saya lazy eyes lalu dokternya memberikan surat rujukan mau ke rumah sakit mana?, Saya minta di Rumah sakit M77. Setelah di RS. M77 mata saya di cek dengan membaca huruf-huruf di layar monitor...saya tidak ada masalah dengan mata. Setelah itu baru saya diperiksa sama dokter matanya, dari hasil pemeriksaan dokter bilang ke saya mata saya tidak ada masalah. Lalu saya bilang ke dokter, dokter mata saya lazy eyes lalu dokter periksa "nampaknya mata bapak sedikit lari. Yang menjadi pertanyaan saya adalah kenapa saya hanya diberi resep obat tetes mata dan obat pil? bukannya diberikan tindakan operasi mata? Saya peserta BPJS KESEHATAN.

31 Jul 2018, 21:32
Samsuddin Tanjung
Website Ditutup oleh Admin

Apakah pekerja penerima upah penyelenggara negara (PNS) masih dapat menambahkan anggota keluarga pada kepesertaan ke 6 dan seterusnya, dan apa persyaratannya ? jika bisa
Karena menurut petugas BPJS kesehatan Cabang Medan (tgl 10-07-2018), pendaftaran tambahan anggota keluarga anak ke 4 dan seterusnya termasuk mertua hanya bisa melalui jalur mandiri.

DIIKUTI OLEH