Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan

23 Jun 2019, 13:30
Anonim
Website Terverifikasi Laporan belum diproses lebih dari 5 hari

Sistem kerja di stip

Apakah benar security yang bekerja di stip jakarta dapat diangkat menjadi pns tanpa tes apapun?karena ada rumor yang beredar bisa langsung diangkat menjadi pns hanya melihat masa kerja saja...dan tidak ada tes apapun..mohon penjelasannya

22 Jan 2019, 10:57
628134799xxxx
SMS Terverifikasi Laporan belum diproses lebih dari 5 hari

primadona moda transportasi ntt adalah dr laut, olh krn itu kmi mhn agar dilakukan percepatan pendirian BP2IP (Balai Pend & Penyegaran Ilmu Pelayaran) di Kupang agar bsa menciptakan anak daerah utk menjadi perwira kpl niaga di daerah sendiri serta memudahkan 4 SMK Kelautan yg sdh ada utk bsa mengikutsertakan taruna/i nya pd BP2IP tsb utk ujian kompetensi pelaut. Hnya intervensi lngs Bpk Gub yg bsa merealisasikan kehadiran sklh Pelayaran di bumi Flobam

22 Jan 2019, 07:07
628134799xxxx
SMS Terverifikasi Laporan belum diproses lebih dari 5 hari

primadona moda transportasi NTT adalah dari laut, oleh karena itu kami mohon agar dilakukan percepatan pendirian BP2IP (Balai Pend & Penyegaran Ilmu Pelayaran) di Kupang agar bisa menciptakan anak daerah untuk menjadi perwira kapal niaga di daerah sendiri serta memudahkan 4 SMK Kelautan yang sudah ada untuk bisa mengikut

4 Des 2018, 15:12
Anonim
Android Ditutup oleh Admin

Saya mau bertanya. saya lulusan S1 Teknik Informatika tahun 2010. Kampus saya waktu saya wisuda belum diakreditasi. Sekarang akreditasi C. Yang mau saya tanyakan ke BKN Pusat, pada tahun 2014 saya lulus dan menjadi PNS di Kementerian Perhubungan dgn menggunakan Ijazah SMA. Sekarang saya dalam proses untuk PI (2B 2 Tahun), Apa saya bisa mengikuti PI atau tidak? karena jujur, masalah akreditasi itu dari Kampus dan Ban-PT. Kami yang di daerah tertinggal ini susah mendapatkan kampus yang Akreditasi B keatas.

4 Jun 2018, 08:15
Anonim
Website Ditutup oleh Admin

Dear LAPOR, saya ingin melaporkan program CSR oleh Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan (BPSDMP) yang tidak berjalan sesuai harapan. Appresiasi yang baik karena Diklat ini diperuntukkan bagi masyarakat yang kurang mampu yang berada di kawasan 3T (Terdepan, Terluar, Tertinggal), untuk mendapatkan pendidikan yang layak. Saya mengikuti Diklat pada BALAI DIKLAT PELAYARAN(BDP) Minahasa Selatan, Diklat untuk mendapatkan sertifikat Basic Safety Training (BST), Security Awareness Training (SAT), dan Advanced Fire Fighting (AFF) yang merupakan dasar-dasar keselamatan untuk bekerja dilaut dan syarat utama untuk penerbitan buku pelaut. Permasalahannya lambatnya penerbitan sertifikat BST yang sampai sekarang (1bulan) ini belum diterbitkan dengan alasan kuota. Saya mempuyai pengalaman bekerja dilaut akan tetapi untuk melaut sekarang diperlukan buku pelaut(mandatory).

22 Mar 2018, 20:45
628522733xxxx
SMS Ditutup oleh Admin

Tolong diproses untuk pembaruan ijazah laut di BP2IP Tangerang. Prosesnya lambat. 5 bulan tidak selesai. Kami tidak bisa bekerja karena terhambat.

6 Sep 2017, 15:33
Julian Wengkang
Website Ditanggapi oleh Pelapor

Salah satu persyaratan menjadi taruna pelaut (Contoh ST*P, P*P AM* dll) adalah memiliki ijasah jurusan SMA IPA.
Pertanyaan saya disini, mengapa saya yang memiliki ijasah Paket C terasa di asingkan ketika mau mendaftar menjadi taruna pelayaran dengan awal persyaratan tidak menerima Paket C. Apakah Paket C tidak diakui didunia pendidikan kelautan ini, atau ada kejelasan lainnya?

20 Okt 2016, 17:12
Anonim
SMS Ditutup oleh Admin

Ada pungli di STIP Marunda. Untuk updating ijazah pelaut harus melampirkan foto copy ijazah lama yg sdh d legalisir di STIP. Biaya legalisir Rp.150.000,- tanpa kwitansi. Ini diminta oleh petugas loket pendaftaran (bu Novi atau pak Teguh).

SMS

17 Feb 2016, 08:59
Surya Prasatya
SMS Ditutup oleh Admin

Perkenankan saya masyarakat untuk bertanya mengenai pendidikan di indonesia khususnya pendidikan akademi pelayaran. Mengapa akademi pelayaran tidak menerima Lulusan IPS sebagai Taruna Pelaut. Namun kenapa tahun 2010-2013 Akademi pelayaran dijakarta menerima ijazah IPS dan sekarang sudah tidak berlaku.

Tolong dilanjuti LAPORAN saya karna Sudah bukan umumnya lagi masuk AKADEMI PELAYARAN TANPA INSTANSI PEMBANTU. Pekenankan saya untuk memberi saran yang mewakili anak anak indonesia yang terhalang cita-citanya untuk menjadi Taruna Pelayaran, ada baiknya Akademi pelayaran membuka jalur Minat dan Bakat untuk mempertimbangkan layak atau tidaknya Lulusan IPS melanjuti ke jenjang yang lebih tinggi, dan hanya sekitar 20% lulusan IPA yang masuk dengan MURNI.

7 Mei 2015, 03:04
Anonim
Website Ditutup oleh Admin

Yth. Kementerian Perhubungan,

Salah satu persyaratan utama masuk akademi pelayaran swasta maupun negeri untuk jurusan Ahli Nautika Tingkat (ANT) III dan Ahli Tehnika Tingkat (ATT) III, yaitu memiliki ijazah SMA/MA (IPA), SMK/MAK (otomotif, listrik dll.) atau ijazah paket C. Namun, khusus untuk Lulusan SMK Pelayaran (jurusan Nautika dan Teknika), calon pendaftar harus memilliki Sertifikat Kompetensi Ahli Nautika Tingkat (ANT) IV/Ahli Teknika Tingkat (ATT) IV .

Menurut saya hal ini tidak adil dan cenderung diskriminatif bagi siswa-siswa lulusan SMK Pelayaran. Perlu untuk diketahui bahwa persyaratan bagi lulusan SMK Pelayaran untuk mendapatkan Sertifikat Kompetensi Pelaut ANT/ATT-IV itu tidak cepat, sedikitnya membutuhkan waktu 2 (dua) tahun untuk menyelesaikan berbagai macam ujian-ujian dan Praktik Berlayar (Prala). Hal ini menjadi tambah rumit dengan terbitnya Peraturan Menteri Perhubungan No. PM 70 Tahun 2013, yang mana kesempatan mendapatkan Sertifikat Kompetensi tersebut hanya tersedia jika SMK Pelayaran tersebut sudah mendapat persetujuan dari Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan. Sedangkan pada kenyataannya, hingga saat ini dar lebih dari 70 SMK Pelayaran yang ada di indonesia (Data Dapodik), hanya satu yang telah mendapatkan persetujuan dari Dirjen Perhubungan Laut.

Realita di lapangan, banyak lulusan SMK Pelayaran kemudian terpaksa mengikuti program Kejar Paket C di tahun pelajaran berikutnya untuk mendaftar di akademi-akademi pelayaran. Sungguh Ironis, mereka yang sejatinya sudah “lulus” di Ujian Nasional (UN) harus menunggu satu tahun lagi untuk menukar Ijazah SMK Mereka yang sudah terakreditasi dengan Ijazah Paket C hanya untuk bisa melanjutkan pendidikan kepelautan. Siswa-siswa yang sekolah di SMK Pelayaran Itu bermimpi menjadi Seorang Perwira Pelayaran (pelaut), tapi kenapa mereka yang pada dasarnya telah memiliki bekal kemampuan dan pengetahuan kepelautan dihambat untuk melanjutkan ke tingkat pendidikan yang lebih tinggi?

Mohon agar aspirasi saya ini dipertimbangkan dan ditindaklanjuti, terima kasih.

DIIKUTI OLEH