Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional

Jalan Permata No.1 Halim Perdanakusuma, Jakarta 021-8004981 humas@bkkbn.go.id
5 Sep, 07:44
Anonim
Website Ditutup oleh Sistem

Bahwa kami penyuluh KB/ Pkb se sulawesi tenggara sudah selama 1 bulan penuh belum mendapatkan Hak kami yaitu tunkin (tunjangan kinerja) dan uang LP (lauk pauk) yg mana dana ini sangat vital untuk menunjang kinerja kami dilapangan khususnya dana transportasi dan uang makan. Yang kami pertanyakan apakah dana tersebut selalu terlambat dari pusat ke provinsi ataukah dana tersebut sudah cair tapi sengaja di tahan di bagian keuangan provinsi ataukah dana Milyaran ini sudah di depositkan ke bank, yg mana kasus ini sudah sangat-sangat sering terjadi dan sangat memberatkan kami pkb sultra tanpa ada penjelasan rasional dari pihak provinsi. Kiranya Bkkbn pusat membentuk Tim investigasi anggaran bersama pihak tipikor untuk turun langsung periksa laporan kami. Sekian dan terima kasih untuk tindak lanjutnya.

16 Apr 2018, 15:13
Nur Rochman
Website Ditutup oleh Admin

Aplikasi BKKBN berikut
http://aplikasi.bkkbn.go.id/mdk/MDKReports/Kependudukan/Tabel48.aspx

tidak dapat diakses dan muncul kode eror sebagai berikut

An error has occurred during report processing. (rsProcessingAborted)
Query execution failed for dataset 'BKKBN_MDK_Dataset'. (rsErrorExecutingCommand)
Database 'BKKBNMaster' cannot be opened. It has been marked SUSPECT by recovery. See the SQL Server errorlog for more information.

Mohon agar segera diperbaiki

2 Agu 2017, 13:17
Anonim
Website Ditutup oleh Admin

Salam, saya mau menanyakan proses penggantian nama dalam kartu keluarga. apakah perlu ke pengadilan negeri ? terima kasih apakah di pengadilan ada biaya untuk membuat surat ganti nama dalam kartu keluarga ? terima kasih

16 Nov 2016, 02:40
628578442xxxx
SMS Ditutup oleh Sistem

keluarga kami punya balita banyak tapi tidak mendapat dana balita, padahal kami tergolong keluarga kurang mampu

18 Feb 2016, 14:40
628389019xxxx
SMS Ditutup oleh Admin

saya warga tangerang tinggal di tangerang dengan suami dan anak . Ktp saya tangerang , suami DKI karna suami saya hendak urus akte selalu kepentok KTP suami saya, bagaimana solusinya agar anak saya bisa urus AKTE Kelahiran? Terima kasih PHL sudin DKI tidak bisa pindah KTP alasan syarat pekerja dari kantor , yang mau saya tanyakan Anak saya lahir 2011 belum memiliki AKTE KELAHIRAN.

SMS

15 Feb 2016, 00:00
Rudi Sumantio
Website Ditutup oleh Admin

Dengan hormat,

Permasalahan Bangsa Indonesia adalah kemiskinan dan keterbelakangan yang salah satunya diakibatkan oleh populasi penduduk yang besar dan pertumbuhan penduduk yang tinggi, apalagi tanpa dibarengi dengan percepatan pertumbuhan ekonomi yang memadai. Pertumbuhan ekonomi yang tinggi tetap tidak akan menyelesaikan persoalan dan juga tidak akan banyak bermanfaat dalam peningkatan kesejahteraan rakyat tanpa diimbangi dengan pengendalian jumlah penduduk. Hal lainnya adalah daya dukung lingkungan dan sumber daya alam yang semakin terbatas. Kondisi Indonesia sebenarnya tidak cukup hanya mengendalikan pertumbuhan penduduk, bahkan lebih membutuhkan pertumbuhan penduduknya negatif, atau terjadi penurunan jumlah penduduk. Apabila tercapai pertumbuhan penduduknya negatif, maka pendapatan perkapita penduduk Indonesia akan naik meskipun negara tanpa pertumbuhan ekonomi nasional.

Jika jumlah penduduk terkendali, maka persoalan penyediaan fasilitas umum, infrastruktur, permasalahan pertumbuhan ekonomi, penyediaan lapangan pekerjaan, mengurangi lahan pertanian produktif , bahkan merambah hutan, dan sebagainya tidak menjadi persoalan yang besar lagi. Jumlah penduduk yang terkendali, maka persoalan daya dukung alam dan lingkungan, serta sumber daya alam menjadi tidak terlalu terbebani dan kelestariannya dapat terjaga dengan lebih baik lagi untuk generasi selanjutnya. Dalam sekala kecil pada perekonomian keluarga miskin dan terbelakang, apabila tidak dapat mengendalikan jumlah anggota keluarganya atau mempunyai anak yang banyak, maka cenderung akan semakin miskin dan semakin terbelakang.

Ironis sekali, apabila keluarga miskin dan terbelakang justru dengan jumlah anak yang banyak, akan tetapi keluarga yang sejahtera dan berpendidikan tinggi justru keluarganya kecil/ dengan anak yang sedikit. Sehingga banyak kasus yang umumnya terjadi, pada keluarga yang miskin dan terbelakang akan semakin terbelenggu pada kemiskinan dan keterbelakangan, sampai ke generasi berikutnya dan seterusnya.

Persoalan yang harus segera dipecahkan bersama adalah : Bagaimana memberikan pemahaman dan kesadaran kepada masyarakat terutama kepada keluarga miskin dan terbelakang agar dapat segera melepaskan diri dari kemiskinan dan terbelakangan dengan mengendalikan jumlah anggota keluarganya/ membatasi jumlah anaknya. Dengan jumlah anak yang sesuai dengan kemampuan keluarga miskin dan terbelakang atau dengan keluarga kecil agar dapat lebih memungkinkan generasi berikutnya tidak lagi miskin dan terbelakang.

Apa yang saya sampaikan pada garis besarnya adalah bahwa dengan kuantitas keluarga yang ideal, lebih memungkinkan mencapai kwalitas keluarga yang ideal dan dengan kuantitas penduduk yang ideal, lebih memungkinkan mencapai kualitas penduduk yang ideal. Dengan mengendalikan jumlah penduduk, maka meningkatkan kesejahteraan keluarga dan mensukseskan pembangunan yang lebih berkualitas dan sejahtera. Ledakan Penduduk dapat memicu kemiskinan dan keterbelakangan serta perusakan alam/ lingkungan. Dengan mengendalikan jumlah penduduk, mari kita sejahterakan manusia dan menyelamatkan bumi (alam dan lingkungan).

Program penurunan jumlah penduduk : Program keluarga dua anak cukup, satu anak lebih baik. 2. Program peningkatan partisipasi pria dalam program Keluarga berencana : Program pelaku keluarga berencana pria, dengan vasektomi. 3. Program insentif berupa Jaminan Sosial bagi keluarga dengan anak tunggal, (Gratis bagi anak tunggal mendapat Jaminan kesehatan & pendidikan dan bagi anak ke dua mendapat Tunjangan program Jaminan kesehatan & pendidikan) dsb. 4. Program Dis-insentif berupa tidak mendapat Tunjangan Program Jaminan kesehatan & pendidikan bagi anak ke tiga dan seterusnya. Semoga berguna, amin.

Salam hormat,
Rudi Sumantio

9 Agu 2015, 09:35
Anonim
Website Ditutup oleh Admin

Yth. Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional

Survey PK2015 yang dilaksanakan oleh BKKBN beberapa lalu telah selesai namun masih banyak permasalahan di lapangan yang belum clear, salah satunya di daerah Sulawesi Selatan tepatnya didaerah Kabupaten Pinrang. Di daerah pinrang honor petugas survey PK2015 sampai pertanggal 9 Agustus 2015 belum terbayarkan.

Apakah betul ini dari pusat dananya belum cair atau mungkin dananya mandek didaerah? Mohon kejelasannya. Terima kasih.

9 Jul 2015, 10:35
628380879xxxx
SMS Ditutup oleh Admin

Yth. BKKBN,

Saya ingin bertanya. Apakah motto BKKBN saat ini?

Terimakasih.

22 Jun 2015, 13:24
628137381xxxx
SMS Ditutup oleh Admin

Yth. Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional,

Pada tangal 19/6/15, jam 17.45 di RT 07 Margodadi Margorejo Pringsewu Lampung ada beberapa orang dengan umur berkisar antara 16-18 tahun datang ke rumah-rumah di daerah tempat tinggal saya menanyakan tentang

1. Ukuran rumah?
2. Sudah berapa tahun memasang KB?
3. Jenis KB apa yang dipakai?
4. Dalam satu rumah ada berapa orang?

Setelah menanyakan hal tersebut pemilik rumah disuruh tanda tangan dan orang tersebut menempelkan stiker didepan rumah dengan tulisan "PK 20I5 KLUARGA INDONESIA KELUARGA SEJAHTERA". Orang tersebut mengaku merupakan petugas PLKB, tapi yang menjadi pertanyaan saya kenapa orang-orang yang mendata masih kecil.

Mohon informasinya, jangan sampai salah sasaran lagi untuk kedepan nantinya. terima kasih.

30 Jan 2015, 09:29
628191578xxxx
SMS Ditutup oleh Admin

Yth. Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional,

Saya ingin melaporkan bahwa kantor BKKBN yang ada di Gemeces Pati sering menimbulkan kebisingan yang terdengar hingga ke rumah warga sekitar. Suara tersebut timbul dari karaokean yang dilakukan oleh para pegawai. Hal ini tidak terjadi hanya di siang hari namun juga malam hari. Saya harap hal ini ditindak tegas. Terima kasih.

Unit Instansi

DIIKUTI OLEH